logo web

Dipublikasikan oleh Hermansyah pada on . Dilihat: 6689

Output dan Outcome Bimtek Perlu Dievaluasi

Bogor l Badilag.net

Berbagai bimbingan teknis yang selama ini diselenggarakan Ditjen Badilag maupun pengadilan-pengadilan tingkat banding di lingkungan peradilan agama perlu dievaluasi hasilnya.

Hal itu ditegaskan Wakil Ketua MA Bidang Non-Yudisial Dr. H. Ahmad Kamil, S.H., M.Hum dalam rapat koordinasi Ditjen Badilag dengan Kamar Peradilan Agama MA di Bogor, Senin (30/9/2013) malam.

“Output dan Outcome-nya bagaimana selama dua tahun ini? Bagaimana hasilnya di lapangan?” kata Ahmad Kamil.

Ahmad Kamil mengungkapkan, selain penyelenggara Bimtek, yang dapat mengevaluasi hasil bimtek ialah Badan Pengawasan MA. Ia berharap agar para hakim pengawas pada Badan Pengawasan turut menilai output dan outcome bimtek.

Meski membuka peluang kepada hakim pengawas pada Badan Pengawasan untuk menilai hasil Bimtek, Ahmad Kamil berharap agar hasil penilaian yang diberikan para hakim pengawas tidak membingungkan sasaran penilaian.

“Jangan sampai membuat orang bawah bingung. Misalnya, petunjuk yang diberikan badilag tidak sama dengan yang diberikan pengawasan,” ujarnya.

Ia bersyukur, disparitas penilaian antara Ditjen Badilag selaku pembina dan Badan Pengawasan selaku pengawas belum masuk ke masalah-masalah teknis. “Yang saya kuatir, itu terjadi pada bindalmin dan sebagainya,” tuturnya.

Karena itu, Ahmad Kamil meminta pihak Ditjen Badilag untuk merumuskan metode agar tercipta standarisasi yang sama antara pembina dan pengawas. “Jika itu terjadi, yang di bawah bisa bekerja lebih tenang lagi,” imbuh Ahmad Kamil.

Dalam kesempatan yang sama, Dirjen Badilag Drs. H. Purwosusilo, S.H., M.H. berharap agar para hakim pengawas pada Badan Pengawasan dapat menyamakan persepsi dengan Badilag. Hasil-hasil bimtek yang diselenggarakan Badilag perlu diketahui hakim pengawas agar ketika melakukan pengawasan, para hakim pengawas itu tidak memberikan opini atau kesimpulan yang berbeda dengan apa yang sudah dirumuskan dalam bimtek.

Sebagai informasi, di Ditjen Badilag, bimtek diselenggarakan oleh tiga direktorat, yakni Direktorat Pembinaan Tenaga Teknis, Direktorat Pembinaan Administrasi Peradilan Agama dan Direktorat Pranata dan Tata Laksana Perkara Perdata Agama.

Fokus Bimtek yang diselenggarakan tiga direktorat tersebut berbeda-beda, sesuai tupoksi direktorat  masing-masing. Direktorat Pembinaan Tenaga Teknis fokus pada peningkatan kualitas tenaga teknis, khususnya hakim dalam memeriksa dan memutus perkara. Direktorat Pembinaan Administrasi Peradilan Agama fokus pada peningkatan kualitas administrasi perkara, termasuk SIADPA dan SIADPTA Plus. Sedangkan Direktorat Pranata dan Tatalaksana Perkara Perdata fokus pada pemberkasan perkara kasasi dan peninjauan kembali serta kesyariahan.

Sementara itu, di daerah, bimtek diselenggarakan oleh PTA/MSA dengan fokus peningkatan pemahaman hukum acara, pola bindalmin dan SIADPA Plus.

[hermansyah]

.
Comments  
# Al Fitri - PA Manna 2013-10-07 10:29
sudah sebuah kahrusan bentuk Bimtek diseragamkan
Reply | Reply with quote | Quote
# Rusliansyah - PA Nunukan 2013-10-07 10:43
Benar sekali apa yang disampaikan Bapak WKMA Ahmad Kamil.
Semua kegiatan,termas uk Bimtek yang selama ini telah dilaksanakan harus dievaluasi hasilnya bagi peningkatan pelayanan PA kepada masyarakat.
Mungkin perlu ada tim penilai independen yang dibentuk Ditjen Badilag untuk melakukan kegiatan evaluasi ini.
Semoga Bimtek-bimtek yang telah dilaksanakan Ditjen Badilag maupun PTA berhasil mencapai sasarannya!
Reply | Reply with quote | Quote
# boi 2013-10-07 11:32
Pengalaman selama ini biasanya yg ikut bintek yah ditunjuk langsung dari atas, dan kalau mau efektif sebaiknya yg dari bawah yg menentukan, karena biasa kita bingung yg di tingakt bawah, kadang-kandang lain yg ikut bintek lain yang kerja, jadi bagaimana mau berhasil, baru yg ikut bintek SDM nya perlu dipertanyakan
Reply | Reply with quote | Quote
# umi pajb 2013-10-07 11:41
Y.M.Bp.Dr.H.Ahm adKamil,SH.MH tidak henti-hentinya untuk menyemangati kita semua untuk selalu meningkatkan kinerja dan pelayanan kepada masyarakat. Banyak bintek yang sudah dilakukan namun lemah di aplikasi pengawasan. Bintek di kepaniteraan yang diikuti oleh pejabat struktural dan fungsional diharapkan meningkatkan mutu dak kualitas pekerjaan.Di lapangan yang mendapat Bintek para Pansek, Panitera Muda dan Panitera Pengganti.Bagai mana dengan para wapan DKI sepertinya terlupakan ?, namun ketika ada masalah , Wapan lah yang harus menjelaskan dan mencari solusi.Sebaikny a dibuat buku pintar terutama hal-hal yang berkaitan dengan pelayanan masyarakat. Dengan begitu walau kita tidak ikut Bintek, tetap dapat ikut mengaplikasikan hasil bintek.
Reply | Reply with quote | Quote
# Marwoto.PA.Sleman 2013-10-07 12:35
akur dan setuju sekali agar peserta bimtek lebih serius mengikuti dan meng aplikasikan ilmu yang didapat
Reply | Reply with quote | Quote
# Alimuddin M.PA.Denpasar 2013-10-07 13:26
Sepanjang brpedoman pada hukum acara dan pedoman administrasi yang ada maka disparitas penilaian dengan sendirinya dapat diminimalisir.
Reply | Reply with quote | Quote
# Faizal Kamil.KPA Cilegon 2013-10-07 13:47
Perlunya komitmen pimpinan untuk memberi kesempatan bagi peserta bimtek, agar sepulang pelatihan diwajibkan mensosialisasik an ke seluruh jajaran satkernya. Dengan tujuan tidak ada mata rantai informasi yang terputus !
Reply | Reply with quote | Quote
# idrislatif pta jambi 2013-10-07 14:49
kinerja yang baik dan berguna bila output dan outcome seimbang, dan terbaik lagi kinerja yang leabih tinggi dari pembiayaan yang dipergunakan, bimtek suatu yang bermamfaat, dan kajian ke depan harus dibedakan bila tupoksi tentang kebijakan tentu unsur pimpinan yang di bimtek, dan bila iplimentasi tentu pelaksana tekhnis perkejaan itu, semoga kegiatan bimtek meningkat dan peserta bisa menggali ilmu yang bermaafaat;
Reply | Reply with quote | Quote
# M.Anwar Saleh /PA Soe NTT 2013-10-07 15:30
karena sudah berkali-kali kita mengadakan Bintek, seyogyanya perlu di evaluasi, apakah sudah tidak terjadi lagi perbedaan antara satu pengadilan dengan pengadilan lain
Reply | Reply with quote | Quote
# H.Ambo Asse/PTA.Banjarmasin 2013-10-08 07:20
Betul bahwa Pengawas harus menganut ajaran Bintek agar selaras apa yang diajarkan pada pelatihan Bintek, sehingga untuk menghindari disparitas maka Pengawas harus berstandar pada bintek meskipun mungkin ada pandangan pribadi tapi dengan azas Legal Union Opinion bagian dari Law Of Court maka harus rela meninggalkan pendapat pribadinya untuk kesatuan pandangan dan pendapat yaitu ajaran BINTEK.
Reply | Reply with quote | Quote
# Abu Amar, PTA Jayapura 2013-10-08 08:28
Termasuk Hakim Tinggi Pembina dan Pengawas Bidang selaku ujung tombak PTA dalam fungsi Kawal Depan Mahkamah Agung di daerah, hendaknya selalu berusaha mengupdate hasil-hasil Bintek yang diselenggarakan oleh Badilag, agar ketika melakukan bimbingan dan pengawasan sejalan dengan kebijakan Badilag. Maju terus Peradilan Agama dan tetap semangat !
Reply | Reply with quote | Quote
# Rosdiana PA. Mamuju 2013-10-08 10:38
Kebutuhan akan standarisasi bahan bintek dari badilag memang sangat diperlukan agar kami yang dibawah tidak bingung dengan perbedaan pendapat dari pada nara sumber, kedepan perlu ada pedoman kerja yang betul-betul paten dan lengkap yang dapat diberlakukan secara seragam diseluruh Indonesia. Sukses
Reply | Reply with quote | Quote
# mwiaty@pta pdg 2013-10-08 14:23
Kami HT yg ada di daerah dan jarang terpilih menjadi peserta bintek mohon kepada Ditjen Badilag utk merumuskan metode agar tercipta Standarisasi yg sama baik itu antara sesama hakim pengawas daerah maupun dgn hakim pengawas badan pengawasan, agar opini sama dengan apa yg di rumuskan dalam bintek. tanks atas perhatiannya.
Reply | Reply with quote | Quote
# AFFAN PA. GRESIK 2013-10-09 11:29
memang kesamaan pendapat dan petunjuk antara Badilag dengan Badan Pengawas harus sejalan jika tidak akan muncul bermacam-macam pendapt dan petunjuk yang membingungkan pegawai yang dibawah
Reply | Reply with quote | Quote
# ayep sm Wk PA Sragen 2013-10-10 10:23
Zaman Bapak Hensyah Sahlani, Bintek itu berhasil dengan bai, semoga sekarang juga
Reply | Reply with quote | Quote
Add comment

Hubungi Kami

Gedung Sekretariat MA (Lt. 6-8)

Jl. Jend. Ahmad Yani Kav. 58 ByPass Jakarta Pusat

Telp: 021-29079177
Fax: 021-29079277

Email Redaksi : Alamat email ini dilindungi dari robot spam. Anda memerlukan Javascript yang aktif untuk melihatnya.
Email Ditjen : Alamat email ini dilindungi dari robot spam. Anda memerlukan Javascript yang aktif untuk melihatnya.

Lokasi Kantor

Fanpage