logo web

Dipublikasikan oleh Hermansyah pada on . Dilihat: 8224

 

Dr. Haydar mengatakan, kunjungannya ke Indonesia kali ini adalah untuk bertukar pengalaman dan informasi, serta menindaklanjuti kerja sama yang sebelumnya telah diresmikan melalui penandatanganan nota kesepahaman (Memory of Understanding/MoU) antara MA RI dan MA Sudan.

MoU tersebut ditandatangani oleh Ketua MA RI dan Ketua MA Sudan di Gedung MA RI pada 17 November 2011. MoU yang terdiri dari delapan pasal itu dimaksudkan untuk meningkatkan hubungan bilateral dan kerjasama di bidang peradilan, dalam rangka meningkatkan kapasitas para hakim.

Tujuan MoU adalah untuk membangun kerangka guna meningkatkan kerjasama yang efektif antara kedua belah pihak melalui pertukaran informasi dan program pembangunan kapasitas.

Adapun ruang lingkup dan bentuk kerjasama meliputi pendidikan dan pelatihan—termasuk kursus dan studi banding. Kedua pihak juga akan saling mengunjungi, menggelar seminar dan workshop.

Di samping itu, kedua pihak akan melakukan pertukaran informasi, khususnya dalam menerapkan dan mengembangkan hukum syariah di kedua negara. Kerjasama dapat diperluas untuk hal-hal lain sesuai kesepakatan kedua belah pihak.

Ditjen Badilag mendapat kehormatan untuk menjadi koordinator MA RI dalam mengimplementasikan nota kesepahaman itu. Sedangkan yang bertindak sebagai koordinator dari pihak MA Sudan adalah Sekretaris Jenderal Urusan Kehakiman.

“Saat ini kami mencari lulusan-lulusan diklat calon hakim terbaik untuk kami beri kesempatan melanjutkan studi di Sudan,” kata Dr. Haydar yang disambut tepukan meriah para peserta diklat calon hakim yang menyimak kuliah umum yang juga dihadiri mantan Tuada Perdata MA Atja Sondjaja itu.

Menikmati Taman Safari

Sabtu sore, beberapa jam setelah memberi kuliah umum, delegasi MA Sudan meluncur ke kediaman Duta Besar Sudan Abd Al Rahim Al Siddig di kawasan Menteng, Jakarta Pusat. Di tempat itu, bersama Dirjen Badilag Purwosusilo dan Sekretaris Ditjen Badilag Farid Ismail, mereka dijamu makan malam oleh Dubes Sudan.

Jamuan makan malam itu terasa istimewa karena dihadiri juga oleh belasan warga Sudan yang tinggal di Indonesia. Dirjen Badilag memanfaatkan kesempatan itu untuk mengobrolkan berbagai hal, mulai sistem hukum dan peradilan di Sudan hingga makanan khas Sudan.

Setelah bermalam di Balitbangdiklat MA, Ahad siang, delegasi MA Sudan diajak menikmati keindahan dan keunikan Taman Safari di kawasan Puncak, Bogor. Duta Besar Sudan dan Dirjen Badilag turut mendampingi mereka.

Di tempat ini, selama sekitar tiga jam, delegasi MA Sudan berkeliling untuk melihat-lihat aneka satwa dan tetumbuhan. Tidak sedikit di antara hewan yang ada di situ berasal dari benua Afrika, khususnya Sudan, seperti zebra, singa dan jerapah.

Iring-iringan kendaraan yang membawa delegasi MA Sudan ini sempat dihadang macet, meski sudah dikawal oleh voorijder. Tapi mereka tetap dapat menikmati pemandangan, terutama pegunungan yang hijau.

“Indonesia is beautiful country,” ujar Abdul Rahman Muhammad Taha, rekan Dr. Haydar, seusia makan siang dengan menu pecel, sayur asam, serta ayam, ikan mas dan tempe goreng.

(hermansyah)

Comments  
# Hardinal PTA Jypura 2013-06-24 02:37
:lol: :lol: Nampaknya bukan hanya insan MA RI yang ingin memupukkan integritas dengan Sudan, nyatanya satwa-satwa (zebra, singa dan jerapah) dari Sudan pun sudah mendahului, beruaya di habitat Taman Safari, Cisarua Bogor. Kiranya ke depan kuliner khas Sudan, seperti minuman Ambrek dan makanan 'Ashidah, Khudrah serta kacang Kabkabe pun diharapkan dapat bergerilia menyayangi bisnis waralaba (franchise) asing di Indonesia. Semoga...!
Reply | Reply with quote | Quote
# h. masruri, ptk 2013-06-24 14:37
Rupanya kunjungan ke Indonesia kali ini adalah untuk bertukar pengalaman dan informasi, serta menindaklanjuti kerja sama yang sebelumnya telah diresmikan melalui penandatanganan nota kesepahaman (Memory of Understanding/M oU) antara MA RI dan MA Sudan, ya semoga kunjungan kali ini membawa ke arah hubungan yang semakin erat, sekali lagi Ahlan Wasahlan kami sampaikan semoga Delegasi Sudan membawa pulang kesan yang baik untuk arah hubungan yang lebih baik kedepan.. amieen.
Reply | Reply with quote | Quote
# Masrinedi-PA Painan 2013-06-24 16:31
عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ رَضِيَ اللهُ عَنْهُ أَنَّ رَسُوْلَ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ: مَنْ كَانَ يُؤْمِنُ بِاللهِ وَالْيَوْمِ الآخِرِ فَلْيَقُلْ خَيْراً أًوْ لِيَصْمُتْ، وَمَنْ كَانَ يُؤْمِنُ بِاللهِ وَاْليَوْمِ الآخِرِ فَلْيُكْرِمْ جَارَهُ، وَمَنْ كَانَ يُؤْمِنُ بِاللهِ وَالْيَوْمِ الآخِرِ فَلْيُكْرِمْ ضَيْفَهُ. [رواه البخاري ومسلم]

Dari Abu Hurairah radhiallahuanhu , sesungguhnya Rasulullah shallallahu`ala ihi wa sallam bersabda, “Siapa yang beriman kepada Allah dan hari akhir hendaklah dia berkata baik atau diam, siapa yang beriman kepada Allah dan hari akhir hendaklah dia menghormati tetangganya dan barangsiapa yang beriman kepada Allah dan hari akhir maka hendaklah dia memuliakan tamunya” (Riwayat Bukhari dan Muslim)
Reply | Reply with quote | Quote
# ahmad-affendi@pa.tebo 2013-06-24 04:00
Menjadi tuan rumah yang baik menjadi keniscayaan, semoga kunjungan kali ini membawa ke arah hubungan yang semakin erat, sekali lagi Ahlan Wasahlan kami sampaikan semoga para Delegasi Sudan membawa pulang kesan yang baik untuk arah hubungan yang lebih baik kedepan.. amieen.
Reply | Reply with quote | Quote
# Rusliansyah - PA Nunukan 2013-06-24 06:18
Setiap tamu yang datang ke MA-RI pasti akan dihormati.
Apatah lagi tamu yang datang itu adalah delegaasi MA Sudan.
Dan tamu yang datang itu tidak datang percuma, tidak hanya berkunjung dan 'menumpang' bermalam, tapi membawa oleh2 "MoU" yang disepakati November tahun lalu.
Tamu delegasi MA Sudan ini tengah mencari bibit-bibit unggul hakim PA untuk dididik di Sudan menjadi hakim PA masa depan.
Semoga kedatangan tamu delegasi MA Sudan ini membawa berkah dalam memajukan dunia peradilan di Indonesia!
Reply | Reply with quote | Quote
# Al Fitri - PA Manna 2013-06-24 09:54
saya yakin bahwa Sudan benar2 akan menindaklajuti semua MOU yang telah disepekati dalam memberikan kesempatan penambahan wawasan bagi hakim Indonesia..
Reply | Reply with quote | Quote
# rf 2013-06-24 10:26
SEMOGA DENGAN KEDATANGAN TAMU DARI MA SUDAN SEMAKIN MEMANTAPKAN PENERAPAN HUKUM SYARIAH DI INDONESIA TIDAK HANYA SEBATAS HUKUM PERDATA SAJA TETAPI JUGA PIDANA
Reply | Reply with quote | Quote
# Alimuddin M.PA.Denpasar 2013-06-24 10:55
Memuliakan tamu adalah perintah Alqur'an dan sunnah Rasul SAW. Jadi tidak ada alasan untuk tidak memuliakan tamu, nah! kecuali tamu yang tak diundang...
Reply | Reply with quote | Quote
# Nadimah PA Bkl.. 2013-06-24 13:03
Menjadi tuan rumah yang baik dan Memuliakan tamu adalah hal yang wajib, sesuai perintah Alqur'an dan sunnah Rasul SAW. oleh karena itu tidak ada alasan untuk tidak memuliakan tamu. :lol: :lol:
Reply | Reply with quote | Quote
# mwiaty@pta pdg 2013-06-24 14:16
MoU dgn MA Sudan yg disepakati tgl 17 Nopember 2011 yg lalu sangat menguntungkan buat hakim PA khususnya hakim wanita walau kedatang kali ini delegasi MA Sudan tidak mengikut sertakan Hakim Wanita tapi pada tahun lalu ada' mari kita FASTABIQULKHAIR AT 8)
Reply | Reply with quote | Quote
# Muhammad Thamrin PA Ars 2013-06-24 14:30
Semoga dgn kehadiran MA Sudan, menghasilkan Muo yg dapat memberikan keuntungan dan bermanfaat untuk kedua Negara,demi tercapainya peradilan yangAgung;
Reply | Reply with quote | Quote
# Syamsulbahri PA Mks 2013-06-25 06:36
Ini adalah realisasi dan aplikasi bagi orang yang beriman, adalah "palyukrim dhaipahu", selamat sukses....
Reply | Reply with quote | Quote
# NURMADI RASYID,PA.BKL 2013-06-25 07:08
Menjadi tuan rumah yang baik dan Memuliakan tamu adalah hal yang wajib oleh karena itu tidak ada alasan untuk tidak memuliakan tamu.
Reply | Reply with quote | Quote
# M.Yusuf PA Kendari 2013-06-26 08:26
Semoga silaturrahim antar kedua pimpinan lembaga itu mendatangkan manfaat yang sebesar-besarny a untuk kepentingan hajat hidup orang banyak.amin
Reply | Reply with quote | Quote
Add comment

Hubungi Kami

Gedung Sekretariat MA (Lt. 6-8)

Jl. Jend. Ahmad Yani Kav. 58 ByPass Jakarta Pusat

Telp: 021-29079177
Fax: 021-29079277

Email Redaksi : Alamat email ini dilindungi dari robot spam. Anda memerlukan Javascript yang aktif untuk melihatnya.
Email Ditjen : Alamat email ini dilindungi dari robot spam. Anda memerlukan Javascript yang aktif untuk melihatnya.

Lokasi Kantor

Fanpage