logo web

Dipublikasikan oleh Ridwan Anwar pada on . Dilihat: 613

Melalui Teleconference, Direktur Pembinaan Administrasi PA Buka Rakerda PTA Yogyakarta
image001

Jakarta | badilag.mahkamahagung.go.id

Direktur Pembinaan Adminstrasi Peradilan Agama Dra. Nur Djannah Syaf, S.H., M.H, membuka Rapat Kerja Daerah (Rakerda) PTA Yogyakarta melalui teleconference. Dengan memanfaatkan teknologi, Nur Djannah mengapresiasi PTA Yogyakarta yang telah melaksanakan kegiatan ini dengan teleconference. "Saya mengapresiasi PTA Yogyakarta yang pertama kali melaksanakan kegiatan ini melaui teleconference. Semoga PTA-PTA yang lain bisa mengikutinya," tutur Nur Djannah yang didampingi para pejabat eselon III, di ruang Command Center Ditjen Badilag, Kamis (6/2).

Ia juga menyampaikan permintaan maaf Dirjen Badilag karena tidak bisa membuka Rakerda PTA Yogyakarta. "Sekiranya Pak Dirjen yang membuka Rakerda ini, tetapi beliau berhalangan," ungkapnya.

Rakerda yang berlangsung di ruang sidang utama PTA Yogyakarta ini diikuti oleh Ketua, wakil ketua, Hakim Tinggi, Panitera serta Sekretaris PTA Yogyakarta. Selain itu acara ini juga dihadiri oleh pimpinan Pengadilan Agama sewilayah PTA Yogyakarta.

Dalam arahannya Nur Djannah menjelaskan, dalam rangka mewujudkan peningkatan kinerja peradilan agama, maka perlu adanya penyamaan presepsi dan pandangan antara Ditjen Badilag, Pengadilan Tinggi Agama dan Pengadilan Agama dibawahnya. "Persamaan presepsi ini untuk melaksanakan tugas pokok dan menindaklanjuti berbagai kebijakan dan menyiapkan langkah strategis untuk mewujudkan program prioritas serta mengatasi berbagai permasalahan dan hambatan yang ada," jelasnya.

Pelaksanaan Rakerda menurutnya merupakan agenda kegiatan penting yang harus dilaksanakan di lingkungan Peradilan Agama sebagai sarana untuk mengevaluasi pelaksanaan program kerja tahun sebelumnya. Kemudian menyusun rencana kerja tahun yang akan datang untuk menjadi acuan Pengadilan Agama di wilayah masing-masing dalam menyusun program kerja sesuai anggaran DIPA Tahun 2020.

Selain itu, kata Nur Djannah, Rakerda juga dimaksudkan sebagai upaya sinkronisasi program kerja Mahkamah Agung, Ditjen Badilag, Pengadilan Tingkat Banding dan program kerja Pengadilan Agama di wilayahnya dalam menuju visi dan misi Mahkamah Agung.

Ia mengungkapkan, tahun 2020 adalah tahun untuk merealisasikan kebijakan Mahkamah Agung dalam rangka menwujudkan peradilan yang modern berbasis teknologi informasi. "Oleh karena itu tema dalam rakerda saat ini seharusnya difokuskan pada peningkatan kerja dan pelayanan melaui pembangunan dan implementasi zona integritas menuju Wilayah Bebas Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bebas Melayani (WBBM)," ujarnya.

image003

Sementara itu dari Yogyakarta, Ketua PTA Yogyakarta Drs. H. M. Said Munji, S.H.,M.H berharap dengan pelaksanaan Rakerda ini akan mampu memberikan kontribusi terhadap kemajuan lembaga peradilan khususnya di wilayah Yogyakarta dan juga sebagai bahan kajian-kajian berikutnya.

Dalam Rakerda ini, lanjut Said Munji, akan membahas dan mencari jalan keluar permasalahan-permasalahan yang berkaitan dengan perkara yang dihadapi para hakim. "Selain itu juga kita akan membahas permasalahan yang ada dibidang kepaniteraan dan kesekretariatan," tuturnya.

Ia juga berharap dalam rakerda ini akan disosialisasikan hasil rakor Ditjen Badilag yang dilaksanakan di Bali beberapa waktu yang lalu.(RA | Foto : Rahman Kili)

Comments  
# mawiaty@pta mdn 2020-02-10 08:23
Selamat kpd PTA Yogyakarta yang pertama Rakerda via teleconference semoga Rakerda dapat meningkatkan kerja dan pelayanan menuju WBK dan WBBM.
Reply | Reply with quote | Quote
Add comment

Hubungi Kami

Gedung Sekretariat MA (Lt. 6-8)

Jl. Jend. Ahmad Yani Kav. 58 ByPass Jakarta Pusat

Telp: 021-29079177
Fax: 021-29079277

Email Redaksi : Alamat email ini dilindungi dari robot spam. Anda memerlukan Javascript yang aktif untuk melihatnya.
Email Ditjen : Alamat email ini dilindungi dari robot spam. Anda memerlukan Javascript yang aktif untuk melihatnya.

Lokasi Kantor

Fanpage