logo web

Dipublikasikan oleh Hermansyah pada on . Dilihat: 5158


Wakil Ketua MA Bidang Non-Yudisial (kanan) didampingi Ketua Kamar Peradilan Agama MA (tengah) dan Dirjen Badilag (kiri).

Pada Juni 2013, BPK memberi predikat WTP terhadap laporan keuangan MA tahun 2012. Sebelumnya, dari tahun 2006 hingga 2009, laporan keuangan MA mendapat predikat disclaimer. Selanjutnya, tahun 2010 dan 2011, laporan keuangan MA memperoleh predikat WDP (Wajar Dengan Perkecualian).

Ahmad Kamil berharap agar status WTP itu tetap dipertahankan MA dan satker-satker di bawahnya. “Harapan saya, janganlah pada penilaian yang dilakukan BPK nanti, status kita turun lagi. Itu tergantung kita. Jangan sampai disclaimer lagi, apalagi kalau disclaimer itu terjadi karena tidak adanya dukungan dari warga peradilan sendiri,” tuturnya.

Demi mempertahankan status WTP itu, Ahmad Kamil menyatakan telah memerintahkan para pejabat eselon I MA untuk betul-betul melakukan evaluasi terhadap program yang dijalankan dan anggaran yang terserap.

“Jangan sampai di akhir tahun nanti terlalu banyak yang dikembalikan ke pemerintah. Kalau sama dengan tahun lalu, tidak apa-apa karena masih dinilai baik,” ungkapnya.

Ahmad Kamil menambahkan, saat ini seluruh lingkungan peradilan di bawah MA berpacu untuk menggunakan anggaran secara optimal, termasuk lingkungan peradilan yang sebelumnya penyerapannya tidak maksimal.

Sebagai gambaran, pada tahun 2012 lalu, MA dengan satker berjumlah 830 di seluruh Indonesia berhasil melakukan penyerapan anggaran hingga 95,05 persen dari anggaran Rp5,5 triliun.

Angka tersebut meningkat drastis dibanding tahun-tahun sebelumnya. Pada tahun 2010 dan 2011, anggaran yang diserap MA hanya 74,71 persen dan 77,99 persen.

Tak pelak, prosentase penyerapan anggaran MA pada tahun 2012 tersebut merupakan yang tertinggi untuk kementerian/lembaga yang memiliki satker lebih dari 800 di seluruh Indonesia. Atas prestasinya itu, MA pun memperoleh penghargaan dari Kemenkeu.

Serapan anggaran yang meningkat drastis itu tidak lepas dari adanya peningkatan kesejahteraan hakim tingkat pertama, hakim tingkat banding dan hakim ad hoc setelah terbitnya PP 94/2012 tentang Hak Keuangan dan Fasilitas Hakim yang berada di bawah MA dan Perpres 5/2013 tentang Hak Keuangan dan Fasilitas Hakim Ad-Hoc.

Yang menarik, serapan anggaran tertinggi pada tahun 2012 kemarin dicapai oleh lingkungan peradilan agama, sehingga memperoleh penghargaan dari Sekretaris MA pada Maret 2013 lalu.

Kala itu ada tiga kategori penghargaan yang diperoleh peradilan agama. Pertama, Badilag sebagai unit kerja eselon I MA dengan serapan anggaran tertinggi. Kedua, PTA Maluku Utara sebagai pengadilan tingkat banding dengan serapan anggaran tertinggi. Dan ketiga, gabungan antara unit kerja eselon I dan pengadilan tingkat banding dengan serapan anggaran tertinggi.

Jangan saling jegal

Dalam kesempatan ini Ahmad Kamil juga mengingatkan agar program yang berkaitan dengan teknis yudisial dan nonteknis yudisial dapat berjalan beriringan dengan baik.

“Saya tidak ingin yang mengurusi masalah teknis dan nonteknis saling menjegal. Perlu betul-betul dikoordinasikan,” ia berpesan.

Saat ini, ungkap Ahmad Kamil, seluruh lingkungan peradilan di bawah MA sedang melakukan penguatan teknis yudisial. Meski demikian, program-program nonteknis yudisial hendaknya tidak diabaikan.

“Harapan saya, nonteknis yang sudah bagus jangan sampai ditelantarkan karena kita terlalu fokus pada masalah teknis. IT kita, SIADPA kita, website kita, semua itu diakui bahkan oleh Ketua MA. Jangan sampai masalah-masalah yang begini ini tidak terurus lagi,” tandasnya.

[hermansyah]

Comments  
# Rusliansyah - PA Nunukan 2013-10-07 11:01
Seperti pohon yang tinggi sendiri, pasti banyak angin dan topan yang menghantamnya.
Namun itu semua akan semakin mengokohkan tegaknya pohon (prestasi).
Ayo semua satker, "habiskan" anggaran tersisa yang tinggal 3 bulan lagi ini agar WTP tetap miliknya MA!
Reply | Reply with quote | Quote
# Masrinedi-PA Painan 2013-10-07 19:38
Alhamdulillahirabbil'alamin.
Tinggal menjaga dan memeliharanya terus berkembang dan maju ke depan agar prestasi yang didapat tetap dipertahankan.
Maju dan jayalah MA.RI menuju Peradilan Indonesia yang Agung. Aamiin YRA!
Reply | Reply with quote | Quote
# boi 2013-10-07 11:42
Siap !!! Kami mendukung kebijakan pimpinan, Insya Allah, dari dulu kami dari ikhlas beramal.
Reply | Reply with quote | Quote
# Marwoto.PA.Sleman 2013-10-07 12:26
meski tidak ringan tapi harus kita pertahankan prestasi yag telah kita capaai seraya berusaha mencapai prestasi yang lebih baik lagi di bidang yang lain. Jaya peradilanku jaya Mahkamah Agung
Reply | Reply with quote | Quote
# Alimuddin M.PA.Denpasar 2013-10-07 13:11
maka bekerjalah secara totalitas dan berkualitas!
Reply | Reply with quote | Quote
# Zulkifli S/KMS Lsk 2013-10-07 13:44
Pesan yang amat smart. Mari kita sami'na wa atha'na. Jaya selamanya.
Reply | Reply with quote | Quote
# idrislatif pta jambi 2013-10-07 14:09
WTP adalah penghargaan tertinggi, dan perjuangan untuk mencapai WTP adalah kebersamaan kita semua ingin mnjadi yang terbaik, mudahan tahun ini wtp harus di pertahankan, dan semua pekerjaan sama nilai dan pentingnya, maka kami siap memenuhi harapan dan mimpi Yang Mulia dan harapan kita semua, dan kita harus mencapai peradilan yang unggul dan agung;
Reply | Reply with quote | Quote
# Mnr.PA-Kis 2013-10-07 14:22
Semoga prdedikat Wajar Tanpa Pengecualian ini dapat dipertahankan, kinerja warga Peradilan semakin bagus dan terbaik menuju Peradilan Indonesa yang Agung sesuai dengan Visi dan missi MA itu sendiri. Insya Allah.
Reply | Reply with quote | Quote
# M. Tahrir Adnan 2013-10-07 14:56
Mempertahankan itu biasanya lebih sulit dari memcapainya, jangan sampai kita terlena dengan capaian yang sudah bagus. Tetap istiqomah dan semangat.
Reply | Reply with quote | Quote
# Muhammad Azhar-Bengkalis 2013-10-07 14:58
Congrutulation and good luck forever.
teknis dan nonteknis harus berjalan seiring dan seirama tidak ada satupun yang dikecualikan maju terus badilag, kami siap menyokong dan mendukung amin......
Reply | Reply with quote | Quote
# Naffi, mempawah 2013-10-08 07:15
diraihnya prestasi di tubuh MA dan lingkungan peradilan dibawahnya berawal dari mimpi, angan-angan, cita-cita dan kerja keras pasukan akar rumput
Reply | Reply with quote | Quote
# Naffi, mempawah 2013-10-08 07:23
karenyanya lantangkan YEL--YEL MAHKAMAH AGUNG.... JAYA. JAYA
JAYA ... MAHKAMAH AGUNG .. JAYA-JAYA-JAYA MAHKAMAH AGUNG .. YES .. YES .. YES.. bangun semangat menuju puncak yang lebih cerah, semoga harmonisasi sebentar lagi, kalau tidak tahun depan lagi..
Reply | Reply with quote | Quote
# Al Fitri - PA Manna 2013-10-08 07:29
ya, mudah2an penguatan teknis yudisial dan non teknis jalan seimbang ....
Reply | Reply with quote | Quote
# Syamsulbahri PA Palembang 2013-10-08 08:05
Memang semakin tinggi iman seseorang semakin tinggi pula ujiannya, ibarat ketinggian inilah tentu tidak sedikit cobaannya, di sinilah dibutuhkan kewaspadaan "waspadalah"... hehehe... di samping itu pula antara non teknis dan teknis seharusnya seiring dan sejalan melangkah maju ke depan, jangan sampai ada salah satu di antaranya yang tertinggal, sebab nanti pincang, harapan kedepan agar bersama2 melangkah maju menuju puncak yang dicita2kan... sukses...
Reply | Reply with quote | Quote
# Orba Susilawati PA. Jkt Timur 2013-10-08 08:08
prestasi yang telah diraih diatas harus selalu diiringi dengan peningkatan kualitas dan prestasi kerja kita tentunya...Insy aallah....
Reply | Reply with quote | Quote
# amin 2013-10-08 08:49
yg penting jangan org kecil saja yg kerja. jangan sampai yang kaya makin kaya yg miskin makin miskin, ah..kita hanya dijanji diangan-angan, yg penting dengan niat ibadah insya Allah hati kita damai meskipun makan ayam dalam mimpi.
Reply | Reply with quote | Quote
# mwiaty@pta pdg 2013-10-08 10:48
INSYA ALLAH dgn kerja keras,cerdas dan ikhlas kita akan dapat mempertahankan prestasi yg telah kita raih, kedepan kita harus berusaha sekuat tenaga dan jangan terlena untuk mencapai prestasi yg lebih baik lagi sehingga terciptalah Peradilan Indonesia yg modern lagi Agung Amin :roll:
Reply | Reply with quote | Quote
# mwiaty@pta pdg 2013-10-08 10:48
INSYA ALLAH dgn kerja keras,cerdas dan ikhlas kita akan dapat mempertahankan prestasi yg telah kita raih, kedepan kita harus berusaha sekuat tenaga dan jangan terlena untuk mencapai prestasi yg lebih baik lagi sehingga terciptalah Peradilan Indonesia yg modern lagi Agung Amin :roll:
Reply | Reply with quote | Quote
# Suhadak PA Denpasar 2013-10-09 06:21
Berkat perjuangan para pimpinan MA terkhusus para Pejuang lingk. Peradilan Agama serta koordinasi disemua lini atas motivasi Dirjen Badilag, menjadikan MA dan jajaran dibawahnya menjadi yg terbaik. Dg kerja sama yg baik serta saling koordinasi yg bersinerji semoga PA selalu berpredikat yg terbaik amin.
Reply | Reply with quote | Quote
# ali _ PA Unaaha 2013-10-09 07:12
prestasi MA saat ini perlu mendapatkan apresiasi dari berbagai kalangan, namun hal ini tidak membuat kita terlena, karena hal ini adalah sebuah proses menuju peradilan yang agung... hal yang lebih sulit adalah mempertahankan prestasi tersebut ketimbang mendapatkan, jadi mari kita rapatkan barisan,siapkan SDM yang profesioanal dan jujung terus semangat perubahan untuk selalu menjadi yang terbaik, bravo MA !
Reply | Reply with quote | Quote
# Muissalam Pagia 2013-10-09 08:42
semua kita harus berusaha menjaga predikat WTP, dengan terus berupaya melakukan yg terbaik dimulai dari diri kita sendiri dan lingkungan satker kita masing-masing.
Reply | Reply with quote | Quote
# Korik A, PA Sengeti 2013-10-09 09:33
Dengan predikat WTP MARI, maka sdh tdk ada alasan bg pemerintah utk menolak peningkatan kesejahteraan seluruh pegawai MA, tetap pertahankan prestasi tersebut khususnya Peradilan Agama, bravo buat MARI.
Reply | Reply with quote | Quote
# slamet bisri 2013-10-09 12:40
Selamat atas capaian WTP untuk mahkamah agung, dengan keberhasilan puncak dibidang non teknis ini tidak menjadikan kita lupa diri, justru malah harus dijadikan pemicu untuk lebih meningkat lagi, yang sudah tercapai mari dipertahankan dan yang belum tercapai mari kita bersama-sama berusaha sekuat tenaga untuk menggapainya, semoga Allah swt selalu membimbing kita semua amien.
Reply | Reply with quote | Quote
# Nurmadi Rasyid.PA BKL 2013-10-09 14:42
Mudah mudah tidak menjadi kebiasaan kita selama ini, bahwa memelihara itu lebih susah dari mendapatinya, oleh karena itu mari kebiasan itu kita tinggalkan demi untuk terujudnya peradilan yang agung.
Reply | Reply with quote | Quote
# ayep sm Wk PA Sragen 2013-10-10 11:52
Sukron katsir, semoga jangan tercoreng seperti MK
Reply | Reply with quote | Quote
# MROISAR PAKDR 2013-10-10 21:16
Dalam dunia tinju sering didengar istilah mempertahankan gelar juara lebih berat dari pada merebut. ayo pertahankan gelar itu walaupun berat.
Reply | Reply with quote | Quote
Add comment

Hubungi Kami

Gedung Sekretariat MA (Lt. 6-8)

Jl. Jend. Ahmad Yani Kav. 58 ByPass Jakarta Pusat

Telp: 021-29079177
Fax: 021-29079277

Email Redaksi : Alamat email ini dilindungi dari robot spam. Anda memerlukan Javascript yang aktif untuk melihatnya.
Email Ditjen : Alamat email ini dilindungi dari robot spam. Anda memerlukan Javascript yang aktif untuk melihatnya.

Lokasi Kantor

Fanpage