logo web

Dipublikasikan oleh Hermansyah pada on . Dilihat: 7685

Bertemu Delegasi MA Sudan, Gubernur Jabar Serasa Bernostalgia


Bandung l Badilag.net

Suasana tidak biasa terjadi di ruang pertemuan Gubernur Jawa Barat, di Gedung Sate, Bandung, Kamis (27/6/2013) sore.

Saat itu delegasi MA Sudan yang dipimpin Dr. Haydar Ahmad Daf’ullah  mengadakan pertemuan dengan Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan.  Menggunakan bahasa Arab, keduanya berbincang akrab.

“Saya merasa seperti bernostalgia,” kata Ahmad Heryawan, yang dulu hampir selalu menggunakan bahasa Arab ketika kuliah di Lembaga Ilmu Pengetahuan Islam dan Arab (LIPIA) Jakarta.

Pertemuan itu dihadiri dua rekan Dr. Haydar, yakni Abdul Mun’im Balha Muhammad Ali dan Abdul Rahman Muhammad Taha. Ketua PTA Bandung Dr. Chatib Rasyid dan sejumlah hakim tinggi PTA Bandung juga terlibat dalam pertemuan itu. Mewakili Balitbangdiklat dan Badilag adalah Dr. Bunyamin Alamsyah.

Meski mahir berbahasa Arab, Gubernur Jabar meminta penerjemah untuk mengalihbahasakan dialognya dengan Dr. Haydar. “Agar hadirin dapat mengerti perbincangan kita,” tuturnya.

Kepada tuan rumah, Dr. Haydar mengungkapkan bahwa orang-orang Sudan sudah lama mendengar tentang Bandung dan Sukarno. “Kami bahkan lebih sering mendengar Bandung daripada Indonesia,” kata Dr. Haydar.

Ini terjadi karena Sudan merupakan salah satu partisipan dalam Konferensi Asia-Afrika yang digelar di Bandung pada 1955. Saat itu Sudan belum merdeka karena masih menjadi jajahan Inggris.

“Indonesia dan Sudan sudah menjalin hubungan sejak lama. Salah satu yang mengikat hubungan kita adalah Islam,” kata Dr. Haydar.

Karena itu, Dr. Haydar mengaku sangat bahagia dapat mengunjungi Indonesia, terutama Bandung. Ia pun mengungkapkan sekilas agenda dan tujuan kunjungan delegasi MA Sudan ke Indonesia kali ini, yaitu dalam rangka berbagi pengalaman dan untuk menindaklanjuti MoU dengan MA RI.

“Kami sekaligus ingin silaturrahmi dengan Bapak Gubernur,” imbuhnya.

Kepada tamu dari negeri manca itu, Gubernur Jabar bercerita tentang provinsi yang dinahkodainya. Jabar, ujarnya, merupakan provinsi yang paling banyak penduduknya di antara 33 provinsi lainnya di Indonesia.

“Total penduduk Indonesia sekitar 250 juta dan penduduk Jabar sekitar 45 juta,” ujar Ahmad Heryawan.

Gubernur Jabar itu membenarkan bahwa hubungan Indonesia dan Sudan sudah terjalin sejak lama. Ia juga menegaskan bahwa kerja sama antara Indonesia dan Sudan, khsususnya di bidang peradilan, adalah upaya yang tepat.

“Sudan adalah negara Islam yang moderat,” tuturnya.

Selain bertemu dengan Gubernur Jabar, selama dua hari di Bandung, 27-28 Juni, delegasi MA Sudan juga mengadakan kunjungan ke PTA Bandung, PA Bandung dan Museum Konferensi Asia-Afrika.

(hermansyah)

.
Comments  
# Faizal Kamil.KPA Bengkalis 2013-06-29 05:35
Sebagai warga Depok, diucapkan selamat reuni untuk tetap menjalin silaturrahmi yang berkesinambunga n, semoga banyak manfaat yang didapat dari hasil pertemuan tersebut, khussnya untuk Jabar. !
Reply | Reply with quote | Quote
# Alimuddin M.PA.Denpasar 2013-06-29 08:18
Alhamdulillah, hubungan silaturrahim memang harus terus disambung, meskipun berbeda benua. Dengan begitu, silaturrahim akan menjadi jembatan rahmat-Nya, amien!
Reply | Reply with quote | Quote
# Rusliansyah - PA Nunukan 2013-07-01 06:16
Sudan lebih mengenal Bandung daripada Indonesia.
Barat lebih mengenal Bali dari Jakarta.
Selamat kepada Guburnur Jawa Barat, PTA dan PA Bandung dan Museum Konperensi Asia-Afrika yang telah mendapat kunjugan tidak biasa dari tamu agung MA-RI.
Reply | Reply with quote | Quote
# mwiaty@pta pdg 2013-07-01 08:01
Saya mengucapkan Syukur Alhamdulillah Silat arRahim antara Indonesia dan Sudan dalam hal ini delegasi MA Sudan dan Gub Jawa Barat Ahmad Heryawan Ka PTA Bandung Dr Chatib Rasyid, HT PTA Bandung terus berlanjut yang diawali sa'at Sudan belum merdeka pada th 1955 ketika K A A Semoga mendapatkan Hikmah Silat arRahim Amin :zzz
Reply | Reply with quote | Quote
# Al Fitri - PA Manna 2013-07-01 08:04
Gubernur Jawa Barat memang luar biasa,
Reply | Reply with quote | Quote
# h. masruri, ptk 2013-07-01 10:07
Selamat dan sukses serta luar biasa Bapak Gubernur Jawa Barat ini, pinter berbahasa arab dan luasnya pergaulan. sekali lagi Selamat kepada Gubernur Jawa Barat, PTA dan PA Bandung dan Museum Konperensi Asia-Afrika yang telah mendapat kunjugan tidak biasa dari tamu agung MA-RI.
Reply | Reply with quote | Quote
# ayep sm PA Tasikmalaya / Singaparna 2013-07-04 19:12
Selamat semoga bisa kita seperti mereka
Reply | Reply with quote | Quote
# AFFAN PA. GRESIK 2013-07-05 09:57
selamat Buat Almukarrom KH.Ahmad Heryawan seorang ulama'yang menjadi gubernur di Jawa barat semoga bisa memimpin jabar sesuai dengan syari'at Islam dan kaidah-kaidah Islam amien
Reply | Reply with quote | Quote
# AFFAN PA. GRESIK 2013-07-05 10:00
memang seharusnya seorang Gubernur di Indonesia harus pandai Bahasa arab dan Bahasa Inggris supaya bisa bergaul dengan tamu-tamu yang datang dari luar negeri dengan baik tanpa memerlukan penerjemah
Reply | Reply with quote | Quote
# Hilmi PA.Serang-Banten 2013-07-05 22:03
Acungan jempol buat Bapak Gubernur Jabar yang fasih berbahasa Arab menerima tamu kita dari MA Sudan yang tentunya memudahkan komunikasi dan mudah-mudahan saja dengan adanya kunjungan kerja dari MA Sudan semua program kerja Peradilan dapat diselesaikan sesuai Renstra dan MA kita tampil terdepan disemua bidang.
Reply | Reply with quote | Quote
# ayep sm PA Tasikmalaya / Singaparna 2013-07-08 08:39
Semoga membawa barokah
Reply | Reply with quote | Quote
# Joni Jidan PA Cibadak 2013-07-10 11:05
Gubernur Jawa Barat Patut ditiru oleh Gubernur yang lain, semoga membawa manfaat..
Reply | Reply with quote | Quote
Add comment

Hubungi Kami

Gedung Sekretariat MA (Lt. 6-8)

Jl. Jend. Ahmad Yani Kav. 58 ByPass Jakarta Pusat

Telp: 021-29079177
Fax: 021-29079277

Email Redaksi : Alamat email ini dilindungi dari robot spam. Anda memerlukan Javascript yang aktif untuk melihatnya.
Email Ditjen : Alamat email ini dilindungi dari robot spam. Anda memerlukan Javascript yang aktif untuk melihatnya.

Lokasi Kantor

Fanpage