Dekan FH UI dan UGM Merespons Positif Majalah Peradilan Agama


Jakarta l Badilag.net

Majalah Peradilan Agama yang diterbitkan Ditjen Badilag mendapat sambutan positif dari kalangan akademisi. Itu terlihat dari respons yang diberikan oleh Dekan Fakultas Hukum Universitas Indonesia dan Universitas Gajah Mada.

Pada pertengahan Januari 2014 lalu, Badilag mengirim tiga edisi majalah Peradilan Agama kepada sejumlah kampus yang memiliki fakultas hukum atau fakultas syariah di Indonesia.

Tiga edisi majalah Peradilan Agama itu mengusung tema besar “Menyorot Mahkota Hakim Peradilan Agama”, “Quo Vadis Penemuan Hukum” dan “Babak Baru Penyelesaian Sengketa Ekonomi Syariah”.

Setelah menerima tiga majalah yang dikirim Badilag dalam satu amplop itu, Dekan FH UI Topo Santoso, S.H., M.H., Ph.D dan Dekan FH UGM Dr. Paripurna, S.H., M.Hum., LL.M mengirim surat balasan.

Surat dari Dekan FH UI dikirim pada 17 Februari 2014 dan surat dari Dekan FH UGM dikirim pada 18 Februari 2014.

Dalam suratnya, Dekan FH UI menyampaikan terima kasih telah diberikan majalah Peradilan Agama.

“Kami yakin majalah ini akan menjadi sumber referensi bagi sivitas akademika FHUI,” kata dekan FH UI.

Pernyataan senada disampaikan Dekan FH UGM. “Kami selaku pimpinan Fakultas Hukum UGM mengucapkan terima kasih dan penghargaan yang tinggi,” tuturnya.

Redaktur Pelaksana Majalah Peradilan Agama Achmad Cholil, S.Ag., L.LM mengatakan bahwa banyak kampus yang telah dikirimi majalah Peradilan Agama.

“Sudah kita kirim dari IAIN Ar-Raniry Aceh sampai UIN Alauddin Makassar. Tapi yang baru balas hanya UI dan UGM,” ujarnya.

Salah satu Redaktur Majalah Peradilan Agama, Achmad Fauzi, SH.I, menilai respons positif yang diberikan kalangan akademisi itu akan memberikan dampak yang baik, bukan hanya buat majalah Peradilan Agama, tapi juga buat peradilan agama.

“Dengan begini kalangan akademisi bisa melanjutkan diskusi hukum di meja akademis. Pasti punya nilai positif dalam melihat perkembangan peradilan agama saat ini,” ungkap penulis produktif itu.

[hermansyah]

.