1. Skip to Menu
  2. Skip to Content
  3. Skip to Footer

Ular dan Anjing yang Tamak

Oleh: Abdul Manaf

Ramadhan adalah bulan agung (syahr ‘adhim). Berbuat kebaikan di dalamnya memiliki keutamaan yang besar (fadhl ‘adhim) dan pahala yang berlipat kali banyaknya. Demikian juga berbuat kesalahan di dalamnya mengakibatkan dosa yang lebih besar, bila dibandingkan kesalahan yang dilakukan di bulan lainnya.

Salah satu keutamaan amal di bulan Ramadhan adalah berinfak dan bersedekah. Infak adalah harta selain zakat yang dikeluarkan untuk kemaslahatan umum. Sedekah adalah  harta selain zakat atau non harta yang dikeluarkan untuk kemaslahatan umum. Setiap ajakan kepada kebaikan adalah sedekah. Setiap larangan dari kemungkaran adalah sedekah. Bahkan sekedar memberikan senyuman kepada orang lain juga sedekah.

Bersedekah tidak harus menunggu harta kita melimpah, karena bersedekah justru akan mendatangkan kelimpahan rejeki kita. Tidak ada orang jatuh miskin karena sedekah, tetapi banyak orang menjadi kaya karena sering sedekah.

Bersedekah dengan harta menunjukkan jiwa yang bersyukur. Karena masih banyak orang yang lebih miskin dan lebih membutuhkan dari kita.

Orang yang kaya, dia berzakat dan bersedekah juga. Orang yang terlilit hutang dia membayar hutangnya dan bersedekah juga. Suatu saat dia akan dimudahkan untuk melunasi hutangnya karena keberkahan dari sedekahnya.

Menahan harta dan enggan bersedekah, bisa diakibatkan karena sifat tamak dan rakus akan harta yang menguasai jiwa.

Seorang beriman harus menjauhi sifat tamak akan harta. Selayaknya dia menumbuhkan sifat qana’ah dan menerima anugerah Allah apa adanya.

Orang bijak berkata: tiga perkara siapa yang berada di dalamnya, maka sempurnalah akalnya: orang yang mengenal siapa dirinya, menjaga lidahnya, dan puas terhadap apa yang dianugerahkan Allah SWT.

Tamak itu dapat menghinakan derajat seorang pemimpin dan qana’ah bisa meninggikan derajat seorang yang miskin.

Sifat qana’ah menjadikan seseorang merasa puas dan menerima hasil usaha yang dia dapatkan sekecil apapun adanya. Sifat qana’ah dapat menenteramkan jiwa.

Sifat tamak dan rakus dapat menjerumuskan orang dalam kehancuran dan kehinaan. Tamak akan harta menjadikan orang lupa halal dan haram. Sifat tamak mendatangkan permusuhan, bahkan kepada orang yang berbuat baik kepadanya sekalipun.

Alkisah, seekor anjing yang sering mendatangi kediaman ular di dekat tersimpannya harta karun. Setiap kali datang, ular selalu memberi anjing sekeping emas.

Timbullah ketamakan dalam diri anjing. Dia berusaha membunuh ular untuk menguasai seluruh harta karun yang ada. Diayunkanlah kapak oleh anjing untuk membunuh ular.

Sialnya, kapak hanya mengenai ekor ular, saat ular melompat dan berbalik mematuk anjing. Akhirnya, matilah si anjing yang serakah lagi tamak tersebut. (bm/iar)

Comments  

 
# Rusdi PTA BENGKULU. 2017-06-12 11:53
Tamak alias serakah tidaklah dapat dibenarkan. Karena dengan tamak menunjukkan tidak adanya rasa syukur atas nikmat yang telah diberikan oleh allah swt.
Reply | Reply with quote | Quote
 
 
# umi paju 2017-06-12 14:09
Terima kasih untuk pencerahannya pak Dirjen.
Reply | Reply with quote | Quote
 
 
# KPA. Batang 2017-06-12 14:24
Terima kasih wejangan YM. Doktor. Memberi pepiling kpd kita dan seluruh insan peradilan agama. Hayya bina samikna waato'na.
Reply | Reply with quote | Quote
 
 
# M. Taufik pa Tondan 2017-06-12 16:46
Masyaa Allah, seperti roosyi wal murtasyi finnaar, dpt kita lihat OTT Oleh KPK terhadap auditor bpk dan kepl daerah untuk dpt status wtp
Reply | Reply with quote | Quote
 
 
# Abd Malik - PA Yk 2017-06-13 09:45
Ada dua potensi pada diri manusia, yaitu sifat syukur dan tamak, tinggal bagaimana kita mengelolanya.
Reply | Reply with quote | Quote
 
 
# Shobirin 2017-06-13 13:28
Tapi kalau para hakim tingkat pertama yang mengiginkan/ber doa dapat diangkat menjadi hakim tinggi karena menurut pasal 14 UU PA dia sudah memenuhi syarat,tentu tidak serakah namanya itu haknya yang harus diperhatikan oleh pihak Badilag.Jangan hanya Ketua PA Klas I yang diperhatikan.Sa ya yakin para hakim itu tidaklah lebih goblog dari para ketua PA klas I.
Reply | Reply with quote | Quote
 
 
# Mazharuddin 2017-06-13 14:05
smg menjadi i'tibar bagi kita semua...
Reply | Reply with quote | Quote
 
 
# Ahmad Syafruddin 2017-06-13 16:17
Bagian yang sangat berkesan di diri saya pada tulisan ini adalah "tamak itu dapat menghinakan derajat seorang pemimpin dan qana’ah bisa meninggikan derajat seorang yang miskin". Mudah2an Allah SWT membuang sejauh2nya karakter tamak ini dan menggantinya dengan sikap qana'ah yang menaikkan derajat diri. PA. Sungai Penuh, 13062017.
Reply | Reply with quote | Quote
 
 
# MUSLIH 2017-06-18 13:14
Renungan yang bernash
Reply | Reply with quote | Quote
 
 
# alimuddin 2017-06-19 07:45
semoga dapat kita amalkan apalagi sepuluh terskhir ramadhan ini terima kasih pak pencerahannya
Reply | Reply with quote | Quote
 
 
# EngkosnPA. Wonosobo 2017-06-19 08:23
Semoga para pemimpin menjauhi sifat tamak
sifat qonaah perlu dimiliki oleh para pemimpin. Aman, nyaman, damai, gemah ripah, repeh rapih. Trims. Tausiahnya semoga barokah.
Reply | Reply with quote | Quote
 
 
# Nur Hamid Mungkid 2017-06-21 09:08
Hikmah 'azhimah, Mohon maaf redaktur/admin, ilustrasi gambar/foto menurut kami kurang tepat,terasa mengerikan, lebih baik ambil gambar ilustrasi cerita sufi atau sejenisnya, sesuai dengan konten Hikmah Pojok Pak Dirjen.....
Reply | Reply with quote | Quote
 
 
# Admin2 2017-07-03 13:24
Silakan pak. Terima kasih.
Reply | Reply with quote | Quote
 
 
# SRI R PA PML 2017-06-22 13:58
SEMOGA KITA MEMILIKI SIFAT QONAAH AGAR HIDUP KITA PENUH DENGAN BAROKAH . MATUR NUWUN ATAS PENCERAHANNYA.
Reply | Reply with quote | Quote
 
 
# ruslisalam 2017-07-10 11:03
jangan takut bersadaqah dengan apa saja yang penting baik dan halal
Reply | Reply with quote | Quote
 
 
# fre 2017-07-19 19:10
Semoga para pemimpin menjauhi sifat tamak
sifat qonaah perlu dimiliki oleh para pemimpin. Aman, nyaman, damai, gemah ripah, repeh rapih. Trims. Tausiahnya semoga barokah. iring musik
Reply | Reply with quote | Quote
 
 
# Vina PA Manna 2017-07-21 08:06
Semoga setiap manusia bisa merenungi setiap nikmat yang tak terhingga dari Allah SWT, sehingga senantiasa bisa bersyukur dalam keadaan terpuruk sekalipun.. Aamiin
Reply | Reply with quote | Quote
 

Add comment

Pembaruan MA

Layanan Info

BANNER SUBDIT HAKIM

hasil-tpm

Elearning

Banner majalah

tnde01

BANER WEB