Oleh: Drs. H. Muchlis, S.H., M.H.
Direktur Jenderal Badan Peradilan Agama

Keberhasilan sebuah organisasi besar tidak pernah bertumbuh dari satu nama. Ia tidak tegak karena kehebatan satu orang individu yang berada di puncak. Di lingkungan Peradilan Agama, keberhasilan adalah buah dari sebuah ekosistem: Tim yang saling menguatkan, Jaringan yang saling menopang, dan Komando yang satu visi. Kita harus menyadari sebuah hakikat bendawi dan maknawi, bahwa kapal yang besar tetap bisa karam jika setiap awak di dalamnya egois dan ingin memegang kemudi sendirian. Organisasi memerlukan nahkoda, tim memerlukan kapten. Kehadiran kepemimpinan di setiap lini bukanlah untuk menguasai atau menindas, melainkan sebuah instrumen vital untuk menjaga arah perjuangan, menjaga irama kerja, dan memastikan agar bahtera peradilan ini tidak terseret arus dinamika zaman yang kian deras. Satu komando, satu tujuan, hingga kita berlabuh di dermaga kemenangan bersama-sama.

Selengkapnya