Risalah Sidang: Ramadhan dalam Agenda Pembuktian
Oleh Siti Anisah, S.H.
(Hakim Pengadilan Agama Gedong Tataan)
Tentang Mahkamah Keimanan
Di bawah panji keagungan sang Fajar, Ramadhan berdiri tegak, meski hanya dalam hitungan hari, namun menjadi sebuah Mahkamah Keimanan bagi setiap hamba. Di sana, Sang Penentu Yang Maha Adil bercahaya di atas arsy-Nya, Sang Pemegang Keadilan yang tak bercelah dan pemilik kasih sayang yang tak bertepi. Pintu Mahkamah Keimanan itu terbuka lebar, menyambut Para Pemohon yang melangkah dengan gemetar. Di tangan kanannya, ia membawa berkas kehidupan; di tangan kirinya, ia memeluk setumpuk penyesalan.
Agenda Sidang
Para Pemohon adalah seorang fakir yang memohon belas kasih di hadapan Yang Maha Kuasa. Datang dengan segala retak di jiwanya, dengan segala air mata yang jatuh diam-diam di sujud-sujud terakhirnya. Hening menyelimuti cakrawala saat permohonan ampunan mulai dibacakan. Suaranya serak, bergetar di antara bait-bait doa yang dipanjatkan di sepertiga malam. Maka, dimulailah agenda pembuktian. Para Pemohon menyampaikan alat bukti dan saksi-saksinya.