WhatsApp Image 2026 06 11 at 20.28.34

MALANG (11/06/2026)– Jajaran pimpinan tinggi Mahkamah Agung Republik Indonesia yang dipimpin oleh Ketua Muda Agama MA RI, (YM Dr. H. Yasardin, S.H., M.Hum.,) bersama Direktur Jenderal Badan Peradilan Agama MA RI, (Drs. H. Muchlis, S.H., M.H.,) melaksanakan kunjungan kerja resmi ke Kantor Pengadilan Agama Malang Kota. Dalam lawatan dinas tersebut, rombongan turut didampingi oleh Wakil Ketua Pengadilan Tinggi Agama Surabaya, (Drs. Arifin, M.H.,) dan Ketua Pengadilan Tinggi Agama Papua Barat, (Dr. Acep Saifuddin, S.H., M.Ag.)

Kunjungan kerja ini disambut langsung oleh segenap pimpinan dan unsur aparatur PA Malang Kota. Agenda utama dari kunjungan pimpinan tinggi ini adalah untuk memantau langsung jalannya pelayanan publik, yang kemudian dilanjutkan dengan pemberian pengarahan serta pembinaan intensif bertempat di ruang aula utama. Pembinaan ini membawa misi krusial dalam memperkuat aspek moralitas penegak hukum sekaligus memastikan akuntabilitas teknis administrasi peradilan berjalan optimal.

Dalam sesi pembinaan pertama, YM Tuada Agama, menyampaikan amanat mendalam dari Ketua Mahkamah Agung RI yang berfokus pada lima pilar pembangunan karakter manusia peradilan. Pertama, mengenai integritas holistik yang merupakan keselarasan mutlak antara hati, pikiran, perkataan, dan perbuatan. Beliau menegaskan standar moral ini harus sama tingginya dari jajaran Ketua hingga personel pengamanan (security), sebab orang yang tidak berintegritas dan tidak jujur akan kehilangan kemandirian akibat selalu bergantung pada orang lain. Kedua, pentingnya peningkatan intelektualitas melalui komitmen belajar yang tiada henti, karena semakin dalam ilmu dipelajari, akan semakin banyak ruang ketidaktahuan yang dirasakan.

Pilar ketiga adalah menjaga akhlak institusi, di mana aparatur harus saling mengingatkan karena perilaku negatif individu dapat langsung mencoreng nama baik lembaga. Keempat, aspek spiritualitas melalui pendekatan diri kepada Tuhan yang dibarengi introspeksi diri, termasuk menjaga ibadah. Terakhir, pilar kelima menyoroti kualitas kepemimpinan Ketua dan Wakil Ketua sebagai sebuah seni memimpin. Suksesnya organisasi bergantung pada keteladanan pimpinannya, karena sehebat apa pun seorang Ketua, jika tidak bersinergi dengan seluruh elemen kerja maka keberhasilan tidak akan tercapai.

WhatsApp Image 2026 06 11 at 20.28.41

Melanjutkan penguatan tersebut, Dirjen Badilag memberikan instruksi teknis yang sangat ketat terkait tata kelola keuangan perkara. Beliau menghimbau kepada Ketua dan Panitera PA Kodya Malang untuk melakukan pengawasan melekat serta memeriksa secara rutin pengelolaan Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) agar tetap akurat dan tepat waktu. Masih dalam hal finansial, Dirjen Badilag menegaskan aturan sterilisasi kasir, di mana pada pembukuan kasir sama sekali tidak boleh terdapat catatan pengeluaran informal di luar sistem resmi.

Di samping ketegasan administrasi keuangan, Dirjen Badilag menyampaikan apresiasi yang tinggi atas keberhasilan PA Malang Kota meraih persentase kinerja e-court sebesar 100%. Prestasi sempurna di bidang digitalisasi perkara ini dinilai sebagai bukti nyata komitmen lembaga dalam mewujudkan asas peradilan yang cepat, sederhana, dan berbiaya ringan.

WhatsApp Image 2026 06 11 at 20.28.17

Menutup rangkaian pembinaan tersebut, YM Tuaka Agama bersama Dirjen Badilag menaruh harapan besar agar seluruh poin pembinaan ini dapat langsung diinternalisasikan ke dalam ritme kerja sehari-hari. PA Malang Kota diharapkan mampu mempertahankan prestasi digitalnya, menjaga komitmen moral, serta terus bersinergi untuk menjadi pengadilan percontohan yang bersih, berwibawa, dan tepercaya bagi masyarakat pencari keadilan.(RW)