
Kendari, 23/02/2026 – Aparatur Peradilan Agama sewilayah hukum Pengadilan Tinggi Agama Kendari mendapatkan momentum berharga melalui pembinaan oleh dua tokoh sentral peradilan agama. Yang Mulia Hakim Agung Kamar Agama Mahkamah Agung RI, (YM Drs. H. Busra, S.H., M.H.,) bersama Direktur Jenderal Badan Peradilan Agama (Drs. H. Muchlis, S.H., M.H.), hadir memberikan penguatan di Aula PTA Kendari.
Kegiatan ini menjadi ajang konsolidasi penting bagi seluruh jajaran pimpinan dan aparatur Pengadilan Agama di Sulawesi Tenggara untuk menyelaraskan visi pelayanan prima di awal tahun ini.

YM Hakim Agung Drs. H. Busra, M.H dalam pembinaannya menekankan pada standardisasi kualitas putusan, penerapan hukum materiil yang konsisten, dan pentingnya pertimbangan hukum yang mencerminkan rasa keadilan masyarakat.
Dalam arahannya, beliau mengingatkan bahwa profesionalisme hakim tidak hanya diukur dari kecerdasan intelektual, tetapi juga keteguhan moral. Beliau membedah berbagai problematika teknis yustisial yang sering ditemui dalam berkas kasasi dan peninjauan kembali, guna meminimalisir kesalahan prosedur di tingkat pertama dan banding.
Dan Dirjen Badilag berfokus pada akselerasi transformasi digital melalui aplikasi pendukung E-Court, peningkatan rapor kinerja SIPP, serta penguatan pengawasan internal secara berlapis. Di sisi lain, beliau memaparkan peta jalan peradilan agama menuju birokrasi yang lebih lincah (agile). Beliau menegaskan bahwa seluruh aparatur di wilayah PTA Kendari harus beradaptasi dengan sistem kerja berbasis data. "Tidak ada lagi ruang bagi pelayanan yang lambat. Teknologi harus kita gunakan untuk memangkas birokrasi demi kemudahan masyarakat pencari keadilan," tegasnya.
Kehadiran YM Hakim Agung dan Dirjen Badilag secara bersamaan adalah suntikan semangat luar biasa untuk terus berbenah dan memberikan pelayanan yang terbaik. Pembinaan ini sangat krusial untuk menyamakan persepsi dalam penyelesaian perkara dan penguatan integritas warga peradilan agama di wilayah Sulawesi Tenggara.