WhatsApp Image 2026 02 15 at 15.26.39

Riyadh, Arab Saudi, 15 Februari 2026 – Suasana khidmat dan penuh kehangatan menyelimuti acara penutupan Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) Ekonomi Syariah yang diselenggarakan di Ma'had Ali Lil Qadha Universitas Imam Muhammad bin Saud al Islamiyah, Kerajaan Arab Saudi, pada hari ini. Kegiatan yang berlangsung selama beberapa hari ini diikuti oleh delegasi peradilan dari Indonesia dan resmi ditutup dengan serangkaian acara yang sarat makna.

Delegasi Mahkamah Agung Republik Indonesia dalam kegiatan ini dipimpin langsung oleh Ketua Muda Agama Mahkamah Agung RI, Yang Mulia Dr. H. Yasardin, S.H., M.Hum. Turut mendampingi dalam rombongan tersebut, Direktur Jenderal Badan Peradilan Agama, Drs. H. Muchlis, S.H., M.H.; Hakim Yustisial Mahkamah Agung merangkap Asisten Ketua Mahkamah Agung RI,  Dr. H. Edi Hudiata; Ketua Pengadilan Agama Soreang, H. Abu Jahid Darso Atmojo, Lc., L.L.M., Ph.D ; serta Hj. Arina Suyetty. Kehadiran delegasi ini menunjukkan keseriusan dan komitmen tinggi Mahkamah Agung RI dalam mengembangkan kompetensi sumber daya manusia di bidang ekonomi syariah melalui kerja sama internasional.

WhatsApp Image 2026 02 15 at 15.12.06

Acara penutupan dimulai dengan pembukaan resmi yang dilanjutkan dengan sambutan dari perwakilan delegasi peserta diklat. Dalam sambutannya, juru bicara delegasi menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam dan penghargaan setinggi-tingginya kepada seluruh jajaran pimpinan dan civitas akademika Ma'had Ali Lil Qadha. "Kami merasa sangat terhormat atas sambutan yang begitu hangat dan ramah selama kami berada di sini. Lebih dari itu, kami juga menyampaikan ucapan terima kasih dan penghargaan yang tulus kepada Yang Mulia Putera Mahkota, Muhammad bin Salman bin Abdul Aziz, atas dukungan dan visi besarnya," ujarnya.

Di akhir sambutannya, delegasi menyampaikan harapan besar agar kunjungan ini dapat menjadi titik tolak bagi lebih banyak kerja sama di masa depan. "Kami berharap kegiatan ini menjadi jembatan kokoh untuk saling bertukar kebaikan, ilmu, dan pengalaman, serta menjadi pilar utama dalam memperkuat integrasi peradilan di antara negara kita, Indonesia dan Kerajaan Arab Saudi."

WhatsApp Image 2026 02 15 at 15.12.08

Acara kemudian dilanjutkan dengan sambutan dari Ketua Mahkamah Agung (KMA) Republik Indonesia yang dalam kesempatan ini disampaikan oleh Tuada/Tuaka Agama MA RI. Membuka sambutannya, Tuaka Agama menyampaikan salam hangat dan permohonan maaf dari Ketua Mahkamah Agung yang berhalangan hadir secara langsung karena tugas kenegaraan lainnya. "Beliau menitipkan salam dan ucapan selamat kepada seluruh peserta yang telah menyelesaikan diklat dengan baik," imbuhnya.

Tuaka Agama juga menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada pihak Ma'had Ali Lil Qadha Universitas Imam Muhammad bin Saud yang telah memfasilitasi penyelenggaraan diklat ini dengan sangat baik. "Kami merasa sangat terbantu dan berterima kasih atas fasilitas serta bimbingan yang diberikan. Banyak sekali materi berharga yang kami peroleh selama diklat ini, termasuk di antaranya adalah pembahasan mendalam mengenai kepailitan (iflas) dalam perspektif ekonomi syariah yang sangat relevan dengan kebutuhan peradilan modern di Indonesia. Kami berharap kerja sama yang baik ini tidak berhenti sampai di sini, tetapi dapat terus berlanjut dan ditingkatkan di masa mendatang," harapnya.

WhatsApp Image 2026 02 15 at 15.26.30

Sambutan berikutnya disampaikan oleh perwakilan pimpinan Ma'had Ali Lil Qadha. Dalam sambutannya, beliau menyatakan komitmen institusinya untuk terus melanjutkan program-program daurah (pelatihan) serupa di masa yang akan datang. "Kami melihat antusiasme dan keseriusan para peserta dari Indonesia, ini sangat menggembirakan. Oleh karena itu, kami berencana agar daurah-daurah keilmuan seperti ini akan terus berlanjut sebagai agenda rutin," tegasnya.

 Dengan rendah hati, beliau juga memohon maaf apabila selama penyelenggaraan diklat terdapat kekurangan dalam pelayanan atau fasilitas dari kampus. "Sebagai tuan rumah, kami mohon maaf yang sebesar-besarnya jika ada hal-hal yang kurang berkenan. Kami akan selalu berusaha untuk memberikan bantuan dan pelayanan terbaik bagi para tamu dan mitra kami. Terima kasih yang sebesar-besarnya atas kesediaan Bapak-bapak sekalian untuk mengikuti daurah ini dengan penuh semangat dan dedikasi," tuturnya.

WhatsApp Image 2026 02 15 at 15.26.37

Puncak acara penutupan ditandai dengan pemberian sertifikat diklat kepada seluruh peserta. Sertifikat diserahkan secara simbolis oleh perwakilan Ma'had Ali Lil Qadha didampingi oleh Ketua Muda Agama MA RI, Dr. H. Yasardin, S.H., M.Hum dan Dirjen Badilag, Drs. H. Muchlis, S.H., M.H. Momen ini menjadi simbol pengakuan resmi atas kompetensi yang telah diperoleh para hakim dan aparatur peradilan Indonesia selama mengikuti pelatihan intensif di tanah suci.

Kegiatan penutupan berlangsung lancar dan diakhiri dengan sesi foto bersama serta ramah tamah. Suasana keakraban terlihat jelas antara para peserta dan pihak tuan rumah, menegaskan bahwa hubungan antara lembaga peradilan Indonesia dan Arab Saudi telah memasuki fase kerja sama yang lebih erat dan produktif. Diharapkan, ilmu dan pengalaman yang didapat selama di Arab Saudi dapat segera diimplementasikan untuk kemajuan peradilan ekonomi syariah di Indonesia.