Kab Tasik 3

KAB. TASIKMALAYA – Setelah memimpin apel di Pengadilan Agama (PA) Kota Tasikmalaya Kelas 1B, Direktur Jenderal Badan Peradilan Agama Mahkamah Agung RI, Drs. H. Muchlis, S.H., M.H., melanjutkan rangkaian kunjungan kerjanya dengan melakukan pembinaan di Pengadilan Agama Tasikmalaya Kelas IA pada hari yang sama.

Kedatangan Dirjen disambut hangat oleh jajaran pimpinan dan seluruh pegawai PA Tasikmalaya Kelas IA. Pembinaan digelar di ruang Aula pengadilan tersebut dan berlangsung dalam suasana penuh kekhidmatan.

Dalam pembinaannya, Dirjen Muchlis menyampaikan apresiasi yang tinggi atas berbagai pencapaian yang telah diraih oleh PA Tasikmalaya Kelas IA. "Saya bangga dan mengapresiasi kinerja saudara-saudara sekalian. PA Tasikmalaya Kelas IA telah menunjukkan prestasi yang membanggakan di lingkungan Peradilan Agama," ujarnya di hadapan para hakim, panitera, sekretaris, dan seluruh aparatur pengadilan.

Namun demikian, Dirjen mengingatkan bahwa prestasi tanpa integritas tidak akan berarti apa-apa. Ia kembali menyampaikan amanat tegas dari Ketua Mahkamah Agung RI yang menjadi pedoman mutlak bagi seluruh jajaran peradilan.

Kab Tasik 2

"Pak KMA berpesan dengan sangat jelas: Integritas itu harga mati. Tidak ada lagi toleransi. Tidak ada lagi pelayanan yang bersifat transaksional. Layanan kepada masyarakat harus murni, bersih, dan tidak boleh ada imbalan di balik meja persidangan," tegas Dirjen.

Lebih lanjut, Muchlis mengingatkan agar setiap aparatur peradilan menjaga dua nilai fundamental yang melekat pada diri Pengadilan Agama. "Dua nilai yang wajib saudara pegang erat adalah integritas dan kejujuran. Jika dua nilai ini hilang, maka hancurlah harga diri institusi kita. Tidak ada yang tersisa," pesannya dengan nada penuh penekanan.

Dirjen juga menyoroti pentingnya menjaga kondusifitas internal di lingkungan pengadilan. Menurutnya, perbedaan pendapat atau dinamika di antara sesama pegawai adalah hal yang lumrah, namun jangan sampai menjadi hambatan yang merusak.

"Jaga kondusifitas di tempat kita bekerja. Jika ada perbedaan di antara kita, jika ada kerikil-kerikil kecil, jangan biarkan itu menjadi hambatan yang memecah belah. Sebaliknya, jadikan kerikil itu sebagai kekuatan. Perbedaan bisa menjadi energi positif untuk membangun, asal dikelola dengan kepala dingin dan niat yang tulus untuk kemajuan bersama," jelas Dirjen.

Kab Tasik 1

Di akhir pembinaan, Muchlis kembali mengingatkan bahwa kepercayaan publik adalah aset paling berharga yang harus dijaga mati-matian. "Masyarakat menghormati kita bukan karena jabatan, tetapi karena mereka percaya kita ini berintegritas. Jangan pernah korbankan kepercayaan itu hanya untuk keuntungan sesaat."

Kunjungan Dirjen Badilag ke PA Tasikmalaya Kelas IA ditutup dengan sesi foto bersama dan peninjauan singkat ke beberapa ruang pelayanan Front Office serta ruang sidang. Ketua PA Tasikmalaya Kelas IA dalam sambutannya berterima kasih atas kunjungan dan bimbingan langsung dari Dirjen serta berkomitmen untuk terus mempertahankan prestasi dengan tetap mengedepankan integritas, kejujuran, dan kondusifitas tim.