logo web

Dipublikasikan oleh Iwan Kartiwan pada on . Dilihat: 187

Menuju Paradigma Hukum Islam yang Integral dan Hierarkis

Oleh M. Khusnul Khuluq
Hakim Pengadilan Agama Sungai Penuh

Kita telah memasuki era modern. Di era modern ini, penting untuk memahami hukum Islam sampai ke wilayah filsafatnya. Di era klasik, para ulama fikih menggunakan ilmu ushul fikih sebagai metode dalam merumuskan hukum. Namun, ilmu tersebut jika dipahami dalam konteks hari ini, lebih menekankan aspek kebahasaan. Yang artinya, mengedepankan pendekatan tekstual. Hari ini, berkembangnya ilmu pengetahuan menuntut kita untuk memikirkan ulang metode klasik itu. Misalnya seperti menawarkan sebuah paradigma hukum yang integralistik dan hierarkis.

Paradigma integralistik berpandangan bahwa, sumber-sumber material syariah itu tidak bisa digunakan secara parsial, satu persatu secara mandiri. Namun harus digunakan secara integral. Misalnya kita menemukan satu hadis, lalu kita gunakan sebagai dalil. Paradigma semacam itu adalah paradigma parsial. Namun, harus dicari haditshadits lain yang berbicara tentang isu itu. Baik yang mendukung maupun yang menentang. Juga perlu dikaitkan kepada ayat Alquran yang sejalan dengan itu. Itu namanya integralistik.


Selengkapnya KLIK DISINI


 

 

Hubungi Kami

Gedung Sekretariat MA (Lt. 6-8)

Jl. Jend. Ahmad Yani Kav. 58 ByPass Jakarta Pusat

Telp: 021-29079177
Fax: 021-29079277

Email Redaksi : Alamat email ini dilindungi dari robot spam. Anda memerlukan Javascript yang aktif untuk melihatnya.
Email Ditjen : Alamat email ini dilindungi dari robot spam. Anda memerlukan Javascript yang aktif untuk melihatnya.

Lokasi Kantor

 Instagram  Twitter  Facebook

 

Responsive Voice