Oleh: H. A, Zahri, S.H, M.HI (Ketua PA. Pasuruan)

1. Pendahuluan

Manusia sebagai makhluk paling baik ciptaannya (Q.S At Tin:4) secara fisik dilengkapi dengan perangkat yang memungkin manusia mengemban tugas kehidupan sebagai hamba maupun sebagai pengelola bumi dan ruang angkasa. Salah satu perangkat fisik/biologi yang paling berperan adalah otak.. Otak sebagai pusat komando utama seluruh aktivitas tubuh manusia. Memerintahkan panca indra untuk melaksanakan tugasnya dengan baik dan benar serta jaringan dan sel-sel tubuh yang lain. Apabila otok sudah eror maka fungsi-fungsi organ vital maupun organ pendukung tidak berjalan. Dalam tinjauan spritual, filosofis dan psikologis bukan otak yang sesungguhnhya jadi pusat komando, tapi hati. Hati bukan merujuk pada organ fisik (liver/jantung), melainkan aspek metafisik yang disebut qalbu atau jiwa. Hati dianggap sebagai pusat komando karena hati tempatnya niat, kehendak dan emosi. Setiap tindakan fisik manusia selalu dimulai dari apa yang direncanakan dan diinginkan oleh hatinya. Jika hati seseorang bersih, maka tindakan yang keluar berupa kebaikan. Sebaliknya, jika hati kotor, aktivitas yang dilakukan cenderung negatif. Pesan bijak dalam kehidupan kita disuruh berhati-hati, bukan ber-otak-otak.

Selengkapnya