logo web

Dipublikasikan oleh Ridwan Anwar pada on . Dilihat: 969

Permasalahan Akreditasi Penjaminan Mutu Perlu Diidentifikasi Secara Komprehensif

Jakarta l Badilag.mahkamahagung.go.id

Agar proses dan hasil Akreditasi Penjaminan Mutu di Lingkungan Peradilan Agama menjadi lebih baik, perlu identifikasi masalah secara komprehensif, sekaligus perlu rumusan solusi yang rinci.

Demikian ditegaskan Direktur Pembinaan Administrasi Peradilan Agama Ditjen Badilag Dr. H. Hasbi Hasan, M.H.

“Kita perlu memperhatikan berbagai permasalahan yang ada, mulai dari masalah regulasi, anggaran, hingga masalah koordinasi,” ujarnya, dalam rapat Tim Revisi Pedoman Standar Penilaian Akreditasi Penjaminan Mutu, di ruang rapat Badilag, Rabu (31/2/2018).

Setelah itu, perlu disusun milestones atau tahap-tahap pelaksanaan akreditasi penjaminan mutu beserta waktunya.

Pada tahun ini, secara garis besar, program akreditasi di lingkungan peradilan agama akan diselenggarakan Ditjen Badilag dalam lima tahap, sejak Februari hingga Juli 2018.

Pertama, merevisi pedoman akreditasi penjaminan mutu pengadilan tingkat pertama. Kedua, menyusun pedoman akreditasi penjaminan mutu pengadilan tingkat banding. Ketiga, menyeleksi calon-calon assessor eksternal. Keempat, menyelenggarakan pelatihan untuk calon-calon assessor eksternal. Dan kelima, mengadakan penilaian ke satker-satker.

Menurut Hasbi Hasan, hal lain yang tidak kalah penting ialah pemetaan dan pelibatan stakeholders atau pihak-pihak yang terkait atau berkepentingan dengan akreditasi penjaminan mutu.

“Dalam hal ini, kita perlu melibatkan lebih banyak hakim tinggi,” tuturnya.

Penjaminan Mutu (quality assurance) pada dasarnya ialah suatu upaya yang berkelanjutan untuk memastikan tiadanya cacat produk atau layanan, sehingga produk dan layanan yang diberikan sesuai dengan standar minimal yang ditetapkan.

Dalam konteks lembaga peradilan, penjaminan mutu berarti upaya pengadilan tingkat pertama dan tingkat banding untuk memastikan seluruh layanan dan produk-produknya sesuai dengan peraturan perundang-undangan dan kebijakan yang berlaku.

Akreditasi penjaminan mutu berarti upaya Ditjen Badilag untuk memastikan penjaminan mutu telah dilaksanakan oleh pengadilan-pengadilan di lingkungan peradilan agama.

Output dari penjaminan mutu adalah sertifikat akreditasi. Sedangkan outcome-nya adalah meningkatnya kualitas pelayanan, baik pelayanan internal maupun eksternal, sehingga kepuasan penerima layanan juga semakin meningkat.

[hermansyah]

Comments  
# mwiaty@pta mdn 2018-02-06 14:05
In sha Allah qita kuat dalam merawat kebersamaan utk memetik buah dari penjaminan mutu yang bernama SAPM ditengah dinamika tugas profesi mulia yang outputnya Peradilan yang Agung.JAYA PA SELAMANYA.
Reply | Reply with quote | Quote
# muhamad imron - mage 2018-02-08 10:28
saya berpendapat (1) setiap peradilan dan semua badan/unit mahkamah agung harus terakrediasi, (2) sistem akreditasi harus terpusat di mahkamah agung bukan pada badan/unit, sehingga tidak ada lagi akreditasi yang bersifat sektoral setidaknya seperti SIPP, (3) oleh karenanya mahkamah agung membuat acuan akreditasi yang nantinya digunakan oleh masing/masing badan/unit atau peradilan.
Reply | Reply with quote | Quote
# Rosdiana PA Watampon 2018-02-09 12:15
As. Setelah tahapan diatas dilaksanakan maka InsyaAllah proses akreditasi dapat berjalan sebagaimana mestinya dan satu hal yang tak kalah pentingnya adalah sosialisai kepada seluruh aparat peradilan tentang SAPM karena bila SAPM tidak dipahami secara merata oleh aparat peradilan maka akan menghambat jalannya SAPM. Sukses. Amin.
Reply | Reply with quote | Quote
# elfa 2018-05-28 09:13
Semoga Buku III (terkati Instrumen) bisa dilengkapi,, Salam SAPM....Jaya selalu Pengadilan..... .
Reply | Reply with quote | Quote
Add comment

Hubungi Kami

Gedung Sekretariat MA (Lt. 6-8)

Jl. Jend. Ahmad Yani Kav. 58 ByPass Jakarta Pusat

Telp: 021-29079177
Fax: 021-29079277

Email Redaksi : Alamat email ini dilindungi dari robot spam. Anda memerlukan Javascript yang aktif untuk melihatnya.
Email Ditjen : Alamat email ini dilindungi dari robot spam. Anda memerlukan Javascript yang aktif untuk melihatnya.
Lokasi Kantor