logo web

Dipublikasikan oleh Ridwan Anwar pada on . Dilihat: 276

Percepat Penyelesaian Perkara, PA Depok Bikin Aplikasi Baru

Jakarta l Badilag.mahkamahagung.go.id

Naik kelas dari IB ke IA dan meraih akreditasi Ekselen tidak membuat Pengadilan Agama Depok berpuas diri. Pengadilan yang diketuai Dr. H. Andi Akram, S.H., M.H. ini terus berinovasi untuk meningkatkan kualitas administrasi dan pelayanannya.

Beranjak dari persoalan pemanggilan pihak-pihak berperkara di luar yurisdiksi yang kerap membuat penyelesaian perkara menjadi berlarut-larut, PA Depok meluncurkan Aplikasi Kontrol Tabayun Online atau SIKOTA.

Cara menggunakannya mudah, yaitu cukup dengan mengunggah surat panggilan sidang yang diterima dari PA lain dan memasukkan nomor perkara beserta tanggal sidang.

Dengan SIKOTA, data perkara yang dimintakan bantuan ke PA Depok dapat dicari dan ditampilkan. Aplikasi ini juga mampu menampilkan informasi jurusita PA Depok yang melaksanakan bantuan tersebut. Selain itu, aplikasi ini dapat menampilkan file hasil bantuan dan sekaligus dapat diunduh.

Bagi para jurusita/jurusita pengganti, SIKOTA sangat mempermudah pelaksanaan pemanggilan, sebab aplikasi ini sudah difasilitasi dengan tampilan relaas dan dilengkapi dengan surat perintah panggilan yang ditandatangani oleh Panitera PA Depok.

Nilai lebih aplikasi ini ialah secara otomotis menyuguhkan informasi tentang jumlah panggilan yang harus dilaksanakan oleh tiap-tiap jurusita/jurusita pengganti. Aplikasi ini juga menyajikan informasi mengenai jumlah dan rincian panggilan yang sudah dan belum dilaksanakan.

Aplikasi pelengkap SIPP (Sistem Informasi Penelusuran Perkara) tersebut secara resmi dirilis pada akhir Januari 2018 lalu oleh Direktur Pembinaan Administrasi Peradilan Agama Ditjen Badilag Dr. H. Hasbi Hasan, M.H. dalam suatu seremoni sederhana yang dihadiri oleh sejumlah pimpinan PA di Jawa Barat dan para asisten hakim agung.

Hasbi Hasan menyambut baik dan memberikan apresisasi tinggi terhadap inovasi yang ditunjukkan PA Depok.

“Saya bahagia sekali bisa hadir. Sengaja saya kompori PA Depok. Saya tes. PA Depok ini betul-betul maju atau tidak,” ujarnya.

Hadirnya SIKOTA, menurut Hasbi Hasan, sejalan dengan kebijakan Ditbinadmin Badilag untuk terus melakukan modernisasi administrasi dan pelayanan berbasis teknologi informasi di lingkungan peradilan agama.

“Sebelumnya sudah ada Sikabayan, Silara, Sipitung dan lain-lain. Nanti semua kita himpun, kemudian kita pilih yang terbaik untuk kita kembangkan dan kita terapkan secara nasional,” Hasbi Hasan menegaskan.

Ketua PA Depok Dr. H. Andi Akram, S.H., M.H. bertekad untuk tiada henti menemukan solusi-solusi terbaik guna meningkatkan kualitas administrasi dan pelayanan pengadilan yang dipimpinnya.

Dengan jumlah perkara yang terus bertambah, sedangkan jumlah SDM relatif statis, Andi Akram beserta jajarannya, terutama Tim TI PA Depok, tertantang untuk terus berinovasi.

“Pada tahun 2017, kami menerima 4 ribu perkara. Hakim hanya 12. Ibaratnya koki restoran yang harus membuat masakan untuk ribuan orang. Untuk percepatan penyelesaian perkara, makanya kami membuat aplikasi ini,” ujarnya.

Selain meresmikan penggunaan SIKOTA, pada momen yang sama, PA Depok juga merilis aplikasi untuk one day minutation (minutasi perkara dalam sehari) dan cetak bukti transaksi.

[hermansyah]

Comments  

 
# Fetty Fatihatun N. 2018-02-27 12:39
Selamat atas peresmian SIKOTA! PA Depok, hebat!
Reply | Reply with quote | Quote
 

Add comment

Hubungi Kami

Gedung Sekretariat MA (Lt. 6-8)

Jl. Jend. Ahmad Yani Kav. 58 ByPass Jakarta Pusat

Telp: 021-29079177
Fax: 021-29079277

Email Redaksi : Alamat email ini dilindungi dari robot spam. Anda memerlukan Javascript yang aktif untuk melihatnya.
Email Ditjen : Alamat email ini dilindungi dari robot spam. Anda memerlukan Javascript yang aktif untuk melihatnya.
Lokasi Kantor