1. Skip to Menu
  2. Skip to Content
  3. Skip to Footer

Ketua Kamar Peradilan Agama MA RI Ingin Fokus Pada Tiga Hal. Apa Saja?

Jakarta | badilag.mahkamahagung.go.id

Siapa sangka, ketika mengawali karirnya di pengadilan agama, Ketua Kamar Agama Mahkamah Agung RI, Dr. H. Amran Suadi, S.H., M.Hum., M.M., hampir mau berhenti jadi pegawai. Pasalnya, di awal-awal bekerja sebagai PNS di PA, ia tidak diberikan pekerjaan ‘yang layak.’

“Bayangkan, ketika awal-awal saya masih CPNS di PA Tebing Tinggi, selalu saja saya yang disuruh membersihkan WC oleh atasan saya pada waktu itu. Sampai saya menangis dan agak menyesali diri mengapa memilih kerja menjadi pegawai PA. Ya Allah, jauh-jauh kuliah ke IAIN Sunan Kalijaga Jogja malah kerjaannya cuma bersihkan WC,” kenang Ketua Kamar Peradilan Agama ketika menceritakan kilas balik perjalanan karirnya di dunia peradilan.

Jika saja pilihan ini bukan karena hasil istikharah selama tujuh hari untuk memutuskan memilih PA sebagai tempat mengabdi, mungkin ia sudah keluar dari PA waktu itu. Padahal, ketika melamar menjadi pegawai dulu, Amran Suadi muda diterima di tiga institusi sekaligus. Selain di PA, ia juga diterima sebagai dosen di IAIN dan Widiyaiswara pada Diklat di BKKBN. Bahkan, untuk di BKKBN, ia memperoleh nilai tertinggi diantara sekian banyak pelamar lainnya.

Tidak heran jika Kepala BKKBN sampai tiga kali datang ke rumah Amran Suadi hanya untuk membujuk supaya Amran mau menjadi pegawai BKKBN. Ia pun dijanjikan fasilitas yang cukup, akan dikasih mobil, mengikuti pelatihan khusus selama 1 tahun di Jakarta, dan setiap kali mengajar nantinya mendapat tambahan bayaran di luar gaji bulanan.

“Bayangan saya waktu itu, wah mantap sekali ini BKKBN tawarannya. Makanya waktu itu memilih PA agak menyesal juga saya,” kenang Amran sambil tersenyum.

Tetapi Amran meyakini bahwa pilihan bekerja di pengadilan agama adalah jalan yang sudah dipilihkan Allah untuknya. Ia percaya inilah yang terbaik menurut Allah. Ia pun kemudian menjalaninya dengan tulus ikhlas. Perjalanan karir di peradilan agama pun ia tapaki dengan penuh keyakinan. Berbuat yang terbaik dan menorehkan prestasi untuk lembaga adalah tekadnya.

“Dari pengalaman ini saya mengambil pelajaran bahwa kita harus selalu bersangka baik terhadap Allah SWT. Mungkin menurut kita kurang baik, tapi menurut Allah itu yang terbaik. Coba jika saya pilih waktu itu BKKBN, tentu sekarang saya sudah pensiun dan tidak mungkin jadi Tuaka,” kata Ketua Kamar kepada Tim Redaksi Majalah Peradilan Agama.

Dalam wawancaranya dengan Tim Redaksi Majalah Peradilan Agama, Ketua Kamar Agama Mahkamah Agung RI, juga mengungkapkan beberapa obsesi yang ingin diwujudkannya di peradilan agama. Apa saja yang menjadi obsesi dan fokus dari Doktor jebolan UNISBA Bandung itu? Baca wawancara lengkapnya di Majalah Peradilan Agama Edisi 12 yang dapat diunduh gratis di sini.

-Achmad Cholil-

Comments  

 
# Mawardi Lingga 2017-09-27 07:35
Tentu Allah swt telah memilihkan yg terbaik utk Bapak, semoga jabatan tersebut membawa berkah buat kita semua. Aaamiin yra
Reply | Reply with quote | Quote
 
 
# Daswir tanjung 2017-09-27 07:47
Riwayah hidup seorang ketua Kamar Peradilan Agama MARI asal dimulai dengan niat yang benar dan ikhlas pasti Allah swt memberikan yang terbaik tetapi apabila niat sudah salah apalagi hanya mencari materi, pangkat dan jabatan, biasanya tidak akan istiqamah dalam bekerja.dapat kita contoh.trm kasih.
Reply | Reply with quote | Quote
 
 
# M. Zakaria, PA Pbr 2017-09-27 13:33
Sebuah keberasilan yang dimulai dari penederitaan sehingga membuahkan hsil yang cemerlang,,, patutu ditriu oleh generasi muda, sehingga disimpulkan bahwa dalam menentukan beberapa pilihan harus melalui istikharah (meminta petunjuk kepada Allah), selanjutnya istiqamah menjalan pilihan terbaik yang dinugerahkan meskipun terasa pahit namun ujungnya adalah madu yang manis
Reply | Reply with quote | Quote
 
 
# surisman PA Sibolga 2017-09-27 20:01
Beberapa hikmah yg dapat diambil :
1.Kita tak pernah tahu jawaban yg sebenarnya sebelum kita mencoba.
2. Boleh jadi Hal yg dianggap baik, ternyata buruk dan sebaliknya.
3. Kunci sukses a.l. Keimanan, Keilmuan, Kesungguhan dan Keyakinan.
SELAMAT BUAT BAPAK DR.H.AMRAN SUADI, S.H.,M.H, MM.
Reply | Reply with quote | Quote
 
 
# HM.Anwar Saleh 2017-09-27 14:19
Sykur Alhamdulillah.U capan yang paling pantas kami ucapkan atas pilihan Yang Mulia menjadi Pegawai PA pada waktu itu, semoga Bapak dengan pilihan ini makin berberkah. aamiin
Reply | Reply with quote | Quote
 
 
# Umi PAJU 2017-09-28 07:52
Pilihan Allah selalu untuk kebaikan manusia itu sendiri. Terima kasih untuk pencerahannya Yang Mulia, semoga menjadi otivasi bagi kita semua untuk bekerja lebih ikhlas dan menjadi berkah untuk semua makhluk,
Reply | Reply with quote | Quote
 
 
# nadimin PA Kota Bjr 2017-09-28 08:36
semoga pengalaman itu menjadi penyemangat bapak dan mengispirasi generasi berikutnya untuk berjuang menegakkan keadilan dan semoga senantiasa dalam lindunganNya.
Reply | Reply with quote | Quote
 
 
# maidah@pta.Medan 2017-09-28 13:47
Selamat buat bapak Ketua Kamar semoga selalu diberikan kesehatan dan keselamatan dalam menjalankan tugas, dan karena beliau juga yang telah memotivasi kami untuk melanjutkan pendidikan ke Perguruan tinggi terimakasih Pak
Reply | Reply with quote | Quote
 
 
# Djabir S PA Soasio 2017-09-29 14:24
Betul janji Allah "bekerjalah kamu, niscaya Allah dan Rasulnya serta orang beriman akan melihat hasil kerjamu"... Salut Pak Ketua Kamar...
Reply | Reply with quote | Quote
 
 
# mazharuddin 2017-09-30 12:08
Fokus Pada Tiga Hal... Apa Saja .........
Reply | Reply with quote | Quote
 
 
# komarudin 2017-10-03 12:25
benar dan sungguh firman tuhan maha benar. belum tentu yg menurut kita baik itu akan berdampak psitif. justru yang menurt kita tidak baik, menurut tuhan itu baik bagi kita. olehnya kita jalani dengan ikhlah setiap pekerjaan dengan baik, pasti hasilnya akan baik untuk kita. apa sja yang tiga hal tersebut menurut ym.ketua kamar tsb. kami tunggu pak
Reply | Reply with quote | Quote
 
 
# Muh. Baedhawi PA Blk 2017-10-04 12:06
smg pengalaman & menghayatan bahkan takdir indah pada saatnya, karena ditentukan Sang Maha Mengetahui yg terbaik buat hamba-Nya serta hrus ikhlas sbg btk peng-hamba-an kpd NYA...slmt smg skss slalu dlm lindungan-NYA amin
Reply | Reply with quote | Quote
 
 
# dadang zaenal PA GAR 2017-10-12 13:57
semoga dalam kepemimpinan bapak . Peradilan Agama lebih baik lebih maju dan bapak diberi kekuatan dan kemampuan utk mewujudkannya. amin
Reply | Reply with quote | Quote
 

Add comment

Pembaruan MA

Layanan Info

BANNER SUBDIT HAKIM

hasil-tpm

Elearning

Banner majalah

tnde01

BANER WEB