logo web

Dipublikasikan oleh Ridwan Anwar pada on . Dilihat: 515

Dr. H. Abdul Manaf M.H Kunjungi PA Bajawa

Bajawa | PA Bajawa

Dirjen Badilag Dr. H. Abdul Manaf.,MH, Mengunjungi PA Bajawa, Selasa Sore (18/12/2017. Ia didampingi DR. H. M. Sutomo, S.H., M.H (Ketua PA Bajawa ke 3 (tiga), sekarang Hakim Yustisia di Litbang Diklat Kumdil MA-RI), Bapak Khamin Aminudin (sekarang Hakim pada PA Jogyakarta), Bapak Drs. Nadjib S.H (sekarang Hakim pada PA. Cilacap) dan  Bapak Ali Imron S.H (sekarang Sekretaris pada PA. Jepara). Ketua dan Sekretaris Pengadilan Tinggi Agama Nusa Tenggara Timur Turut juga dalam rombongan Dirjen ke Pengadilan Agama Bajawa. Bisa dikatakan mereka adalah pejuang-pejuang pertama Pengadilan Agama Bajawa

Kebahagiaan dan keceriaan muncul dari wajah-wajah rombongan Dirjen ketika turun dari kendaraan, seakan-akan mereka masih bertugas di Pengadilan Agama Bajawa, bergegaslah mereka menuju ruangan-ruangan yang terasa menanti penghuni pertama ruang tersebut.

Suasana kantor berubah menjadi ceria, celotehan-celotehan dilontarkan oleh Bapak Dirjen bergantian bersahut-sahutan rombongan lainnya, keadaan itu mengingat kembali masa-masa awal Pengadilan Agama Bajawa ini didirikan.

Penasaran dengan motor butut yang biasaanya digunakan bergantian oleh pegawai Pengadilan Agama Bajawa saat itu, bergegas Bapak Dirjen menuju gudang mencari dimana motor butut dimaksud berada. Berkisahlah bapak dirjen tentang motor dimaksud, dari pernah jatuh ke jurang, digunakan bergantian, sampai untuk mengisi pengajian.

Di ruang sidang Pengadilan Agama Bajawa kami dikumpulkan untuk menyampaikan bimbingannya. Bimbingan beliau diawali dengan kisah tentang awal mulanya bertugas di Bajawa pada tahun 1984, tentang kop surat belambang Garuda yang kemudian Kepala Pos sendiri yang mengantarnya ke kantor, kantor yang sering berpindah-pindah karena kontraknya habis, pendirian sekolah Muhammadiyah yang telah di ACC pemerintah daerah pembangunannya kemudian dibatalkan oleh pemerintah yang ternyata dari pihak muslim sendiri yang keberatan dengan berdirinya Sekolah tersebut, menjaga hubungan baik dengan warga mayoritas, menyebut teman-teman beliau yang duluh bersama-sama berjuang dalam da’wah di Kabupaten Ngada, seperti Bapak H. Paiman Kahar, Bapak H. Hamdan Karae, Bapak Mahmud, serta teman-teman yang lainnya.

Diakhir bimbingan, beliau menyampaikan bahwa bekerja di daerah-daerah yang perkaranya sedikit seperti Pengadilan Agama Bajawa ini, jangan sampai meninggalkan da’wah, karena seorang pegawai yang bekerja di kantor yang hanya mengharapkan gaji dan masuk kantor tepat waktu, maka orang yang lulusan SD juga pun bisa. "Oleh karena itu bertugas di Daerah seperti ini, kita harus berdawah karena itu ibadah dan amalan yang kita bawa mati nanti, bukan gaji ," Katanya

Bajawa adalah kota penuh kenangan, disinialah mereka memulai pondasi karir, menempah diri menjadi abdi Negara yang ikhlas bekerja karena Allah, tidak mengetahui nasib mereka kelak, maka tidak salah NTT memiliki penafsiran lain yaitu Nasib Tidak Tentu (NTT), Namun dibalik itu semua Allah berkehendak lain bukan karena garis tangan, ternyata dari Bajawa memunculkan seorang Dirjen di Mahkamah Agung RI.

Hari terakhir bapak Dirjen bersama rombongan di Bajawa, disii dengan bersilaturrahmi ke tokoh-tokoh agama baik yang muslim maupun non Muslim seperti Mbh H. Hasim H. Rahman, Yang sangat berkesan adalah ketika bapak Dirjen dan rombongan bertemu dengan Tuan Tanah Bapak Petrus Deze yang telah merelakan tanahnya dibeli Kementrian Agama (baca: Mahkamah Agung) untuk dibagun kantor Pengadilan Agama Bajawa.

Add comment

Hubungi Kami

Gedung Sekretariat MA (Lt. 6-8)

Jl. Jend. Ahmad Yani Kav. 58 ByPass Jakarta Pusat

Telp: 021-29079177
Fax: 021-29079277

Email Redaksi : Alamat email ini dilindungi dari robot spam. Anda memerlukan Javascript yang aktif untuk melihatnya.
Email Ditjen : Alamat email ini dilindungi dari robot spam. Anda memerlukan Javascript yang aktif untuk melihatnya.
Lokasi Kantor