logo web

Dipublikasikan oleh Ridwan Anwar pada on . Dilihat: 1557

Selamat Jalan Pak Muchtar Zarkasy

Oleh: Abdul Manaf

Senin, 17 Oktober 2016 lalu, warga Peradilan Agama berduka. Salah satu sesepuh dan pejuang tangguh peradilan agama menghadap Sang Khalik. Beliau adalah H. Muchtar Zarkasy, S.H., Direktur Pembinaan Badan Peradilan Agama periode 1981-1990. Sosok kelahiran 12 Agustus 1942 ini menorehkan tinta emas dalam sejarah perjalanan peradilan agama di Republik ini.

Saya atas nama pribadi dan Keluarga Besar Peradilan Agama seluruh Indonesia berduka cita yang sedalam-dalamnya atas berpulangnya salah satu tokoh besar yang banyak jasanya terhadap peradilan agama ini. Semoga Allah SWT memberikan tempat terbaik kepada Almarhum.

Pak Muchtar Zarkasy memiliki peran besar dalam sejarah perjalanan peradilan agama hingga sampai pada kondisi seperti sekarang. Beliau adalah sosok yang banyak andilnya dalam membidani lahirnya Undang-Undang Nomor 7 Tahun 1989. Seperti diketahui, Undang-Undang No. 7/1989 adalah tonggak  kebangkitan peradilan agama. Melalui Undang-Undang ini posisi peradilan agama sejajar dengan peradilan lainnya di Republik ini.

Menurut pengakuan beliau seperti dikutip dalam Buku ‘Mutiara Yang Tak Terlupakan; Profil dan Tokoh-Tokoh Peradilan Agama di Indonesia’, RUU Peradilan Agama sudah lama disiapkan bahkan sejak tahun 1961. Tapi selalu mentok ketika berusaha diusulkan untuk menjadi RUU. Berulah sejak tahun 1981 paska Rapat Kerja Bersama antara Departemen Agama (Sekarang Kementerian Agama) dengan Mahkamah Agung, RUU Peradilan Agama seperti memperoleh angin segar untuk dibahas di DPR.

Tidak hanya Undang-Undang Peradilan Agama yang lahir pada masa beliau memimpin peradilan agama, Kompilasi Hukum Islam (KHI) juga digodok pada masa Pak Muchtar ini. Dapat dikatakan, beliau telah membangun fondasi yang kuat bagi eksistensi peradilan agama di Indonesia.

Pak Muchtar pada masanya dikenal piawai dalam menjalin komunikasi. Sebelum beliau dilantik menjadi Direktur Binbapera, terjadi ketegangan dan konflik antara Depag dengan MA. Penyebabnya adalah adanya kebijakan Depag yang menyebut bahwa putusan tertinggi dan terakhir di lingkungan PA adalah PTA. MA menganggap aneh kebijakan itu karena pengadilan tertinggi dan terakhir di Indonesia adalah Mahkamah Agung. Segera setalah dilantik Alamsyah Ratu Perwiranegara, Menteri Agama waktu itu, Pak Muchtar berusaha mencairkan hubungan dan kemudian membicarakan RUU Peradilan Agama dengan MA dan lembaga terkait.

Tokoh yang pernah menjabat sebagai Irjen Depag pada tahun 2000 ini dikenal sebagai pemimpin yang tegas dan memegang teguh prinsip. Sosok cerdas alumni Pendidikan Hakim Islam Negeri (PHIN) Yogyakarta dan Universitas Indonesia ini selalu memberikan perhatian khusus kepada peradilan agama meskipun sudah memasuki masa purnabhakti.

Semoga ke depan lahir tokoh-tokoh seperti Pak Muchtar Zarkasy di lingkungan peradilan agama. Allahummaghfirlahu warhamhu wa’afihi wa’fu anhu, amiiin. ©

Comments  
# syd jember 2016-10-20 15:26
selamat jalan pak Muhtar, semoga mulia di sisiNya. Amin
Reply | Reply with quote | Quote
# Sitisuwaebah 2016-10-21 14:20
semoga segala amal baktinya diterima Allah SWT dan diberikan pahala yang berlipat ganda serta perjuangannya dapat dilanjutkan oleh kita semua amin
Reply | Reply with quote | Quote
# Rahmani, PA.Kab.Kedi 2016-10-21 15:27
Semoga jasa2 beliau dikenang terus oleh segenap warga peradilan agama, bak kini maupun dan yg akan datang, jg semoga Allah swt. memberikah pahala kpd almarhum, amin yra....Allahuma ghfirlahu waafihi wa"fu aanhu
Reply | Reply with quote | Quote
# umi PAJU 2016-10-25 07:36
Aamiin Ya Robbal Alamiin . Manusia pergi me. ninggalkan namanya. Selamat jalan pak Muchtar Zarkasy beristirahatlah dengan tenang di haribaan sang Khalik.Allah SWT.
Reply | Reply with quote | Quote
# A Upuolat PA Masohi 2016-10-31 06:44
Tokoh Peradilan Agama yg terlupakan dan bagi kami generasi muda Peradilan Agama belum kami kenal, sumbang saran kami materi-materi diklat jangan hanya berkisar hukum materil maupun formil saja tetapi sejarah peradilan agama pun jangan dilupakan karena sebagai inspirasi bagi generasi penerus perjuangan para tokoh-tokoh pejuang Peradilan Agama dan dapat mendoakan mereka, selamat jalan Pak Muchtar Zarkasy, Allahummagfirla hu warhamhu wa'afihi wa'fu anhu, amiin.
Reply | Reply with quote | Quote
# Abd Malik - PA YK 2016-10-31 08:57
Meminjam istilah KH. Zaenuddin MZ "JASMERAH" (Jangan sekali-kali melupakan sejarah). Perjuangan beliau telah membuahkan kenikmatan bagi warga Peradilan Agama. Semoga dicatat oleh Allah sbg amal jariayah.
Reply | Reply with quote | Quote
# amsal 2016-11-03 14:27
terimakasih pak muchtar semuga jasa-jasamu berbuah pahala disisi Allah,,,selamat jalan dan syurga menantimu...
Reply | Reply with quote | Quote
# Zulkifli S/PA Batang 2016-11-03 14:37
Kini tugas kita meneruskan/meme lihara perjuangan beliau. Amal baktinya akan menjadi amal jariyah beliau. Amin !
Reply | Reply with quote | Quote
# Tubagus 2016-11-16 11:40
slmt jln bapak semoga segala kebaikan mendapatkan pahala disisiNya..Aami n ya robbal alamin
Reply | Reply with quote | Quote
# Harum Sahar PA Spn 2016-11-29 13:51
Selamat Jalan Pak mukhtar semoga jasa baik MU dikenang sepanjang Masa dan menjadi Amal shaleh disis Allah SWT.
Reply | Reply with quote | Quote
# Ruslan/ PA Ende 2016-12-07 07:36
Semoga almarhum mendapat tempat terbaik disisiNya, aamiin
Reply | Reply with quote | Quote
# Ruslan/ PA Ende 2016-12-07 07:37
Semoga almarhum bpk Muchtar Zarkasi, SH mendapat tempat terbaik disisiNYA, aamiin
Reply | Reply with quote | Quote
# Ruslan/ PA Ende 2016-12-07 07:38
Semoga mendapat tempat terbaik disisiNYA, aamiin
Reply | Reply with quote | Quote
Add comment

Hubungi Kami

Gedung Sekretariat MA (Lt. 6-8)

Jl. Jend. Ahmad Yani Kav. 58 ByPass Jakarta Pusat

Telp: 021-29079177
Fax: 021-29079277

Email Redaksi : Alamat email ini dilindungi dari robot spam. Anda memerlukan Javascript yang aktif untuk melihatnya.
Email Ditjen : Alamat email ini dilindungi dari robot spam. Anda memerlukan Javascript yang aktif untuk melihatnya.

Lokasi Kantor

Fanpage