1. Skip to Menu
  2. Skip to Content
  3. Skip to Footer

Raperma Seputar Perempuan Berhadapan Dengan Hukum Menunggu Disahkan

Jakarta | badilag.mahkamahagung.go.id

Perempuan Berhadapan Dengan Hukum adalah perempuan yang berkonflik dengan hukum, perempuan sebagai korban, perempuan sebagai saksi, perempuan sebagai pihak atau perempuan sebagai terdakwa.

Hal tersebut bisa dibaca dalam ketentuan umum dari Rancangan Peraturan Mahkamah Agung RI tentang Pedoman Penanganan Perkara Yang Berperspektif Gender yang baru saja rampung dalam rapat tim Pokja Perempuan dan Anak MA RI yang difasilitasi oleh MAPPI FH UI, di Redtop Hotel, Jakarta pada Rabu (14/06) pukul 10.00.

“Langkah selanjutnya adalah menyiapkan buku saku sebagai bahan sosialisasi pada saat Raperma ini diundangkan sekitar satu bulan mendatang,” ungkap Kapusdiklat Teknis Peradilan Agus Subroto, S.H., M.H. di sela-sela memimpin rapat menggantikan Ketua Ketua Kelompok Kerja Perempuan dan Anak Mahkamah Agung/Ketua Kamar Pembinaan Mahkamah Agung/Hakim Agung Prof. Dr. Takdir Rahmadi, S.H., LLM.

Turut diundang dan aktif memberikan masukan dalam rapat dari lingkungan peradilan agama antara lain Hakim Agung Kamar Peradilan Agama/Anggota Pokja  Perempuan dan Anak Mahkamah Agung RI Dr. H. Edi Riadi, S.H., M.H., Sekretaris Ditjen Badilag Tukiran, SH., M.M. yang diwakili Hakim Yustisial H. Mahrus, Lc., M.H., Hakim PA Jakarta Pusat/Anggota Pokja  Perempuan dan Anak Mahkamah Agung RI Dra. Hj. Isti’anah, S.Ag., M.H., dan Hakim PA Ambarawa/Anggota Pokja  Perempuan dan Anak Mahkamah Agung RI Dra. Hj. Lelita Dewi, S.H., M.Hum.

Comments  

 
# Mazharuddin 2017-06-14 14:28
Mdh2n MS Aceh mendapat sosialisasi dari Raperma tsb
Reply | Reply with quote | Quote
 
 
# a.choiri, pta.Jakart 2017-06-15 08:18
Alhamdulillah Raperma ttg Perempuan dan anak berhadapan dg hukum menunggu disahkan, semoga peraturan tsb memberikan petunjuk bagaimana putusan Pengadilan Agama yang berkeadilan dg keberpihakan kepada gender yg menjadi tujuan filosofi UU7/1989, serta mengedepankan perlindungan hukum kepada anak-anak korban perceraian (karena 90 % lebih perkara di Peradilan Agama adalah perceraian).Sel amat dan sukses anggota Pokja Peadilan Agama;
Reply | Reply with quote | Quote
 
 
# EngkosnPA. Wonosobo 2017-06-22 15:34
semoga Raperma ttg perempuan dan anak berhadapan dengan hukum segera disahkan untuk pedoman dalam mengambil keputusan bagi para hakim. Sukses selalu.
Reply | Reply with quote | Quote
 

Add comment

Pembaruan MA

Layanan Info

BANNER SUBDIT HAKIM

hasil-tpm

Elearning

Banner majalah

tnde01

BANER WEB