1. Skip to Menu
  2. Skip to Content
  3. Skip to Footer

Ketua Kamar Agama: Pegang Teguh Prinsip Unity of Command

Jakarta | badilag.mahkamahagung.go.id

Ketua Kamar Agama MA RI, Dr. H. Amran Suadi, S.H., M.Hum., M.M. mengingatkan warga peradilan agama untuk memegang teguh prinsip Unity of Command. Prinsip yang bermakna ‘satu komando’ itu penting guna menyatukan langkah ke depan demi mewujudkan visi dan misi Mahkamah Agung.

Hal itu disampaikan Ketua Kamar Agama ketika memimpin Rapat Konsultasi dan Koordinasi antara Kamar Agama dengan Badilag, Senin (15/5/2017) di Lantai 6 Gedung Sekretariat MA, Jalan Ahmad Yani. Rapat tersebut dihadiri para Hakim Agung Kamar Agama, Dirjen Badilag, Eselon II, III dan IV Ditjen Badilag serta sejumlah hakim yustisial Badan Pengawasan dan Balitbang Diklat Kumdil MA.

“Sesuai pesan Ketua MA, jangan ada negara dalam negara. Kita semua merupakan satu kesatuan kerja yang tidak terpisahkan, yang disebut dengan unity of command. Satu kesatuan kepemimpinan,” tegas Tuaka Agama.

“Semua kebijakan yang dibuat harus selaras dan sepengetahuan Ketua MA yang dikoordinasikan dengan Ketua Kamar masing-masing,” imbuhnya lagi.

Tuaka Agama juga menggarisbawahi bahwa dalam hubungan kerja, Kamar Agama adalah user, sedangkan Ditjen Badilag adalah fasilitator. Ketua Kamar Agama sebagai unsur pimpinan MA tugasnya menjalankan core business peradilan, sementara Badilag adalah supporting unit.

“Kata kuncinya ada pada koordinasi yang baik. Semua pejabat dalam melaksanakan tugas pokok harus memperhatikan koordinasi. Jangan jalan sendiri-sendiri,” tutur Tuaka Agama.

Di akhir rapat koordinasi, Tuaka Agama menyampaikan harapannya agar seluruh warga peradilan agama selalu menjaga kekompakan. Saling menghargai dan sadar posisi dan tupoksi masing-masing. Ia juga menekankan agar satu sama lain untuk senantiasa bekerja sama dan sama-sama bekerja.

“Ikhlaslah dalam bekerja. Jadikan kerja sebagai bagian dari ibadah tapi tetap profesional dan proporsional,” pesannya.

“Ada pepatah bagus yang patut kita camkan. Jika pintar, jangan menggurui. Jika tajam, jangan melukai. Jika cepat, jangan mendahului,” kata Tuaka Agama.

-Achmad Cholil-

Comments  

 
# Muhammad Amin/MS Lsm 2017-05-16 20:30
Bimbingan Tuaka agama harus menjadi perhatian bagi kita untuk memajukan peradilan agama.
Reply | Reply with quote | Quote
 
 
# Acep saifuddin 2017-05-16 20:35
As.wr. semoga apa yg diharapkan ketua kmar betul2 bisa terwujud, bersatu kita teguh bercerai kita runtuh....saya sangat setuju perjuangan PA Perlu satu komando
Reply | Reply with quote | Quote
 
 
# subhan 2017-05-17 08:05
mumtaz YM Ketua Kamar Agama
Reply | Reply with quote | Quote
 
 
# yusuf effendi 2017-05-17 08:43
JIKA PINTAR, JANGAN MENDAHULUI. JIKA TAJAM, JANGAN MELUAI. JIKA CEPAT, JANGAN MENDAHULUI. Pepatah sarat makna, kearipan yang layak jadi tuntunan.
Reply | Reply with quote | Quote
 
 
# busriharun 2017-05-17 09:52
pesan dan pituah Yml Ketua Kamar untuk dipatuhi dan dilaksanakan semoga Lembg Peradilan semakin jaya. amin
Reply | Reply with quote | Quote
 
 
# misran 2017-05-17 15:26
very good
Reply | Reply with quote | Quote
 
 
# MIHARZA,SH.MH,PA.Stb 2017-05-17 16:47
Mmuuanntabb YM...Selamat dan Sukses..semoga Peradilan Agama mejadi contoh tauladan (Uswatun Hasanah) dari Peradilan yang lain dibawah Mahkamah Agung RI yang lebih maju, Modern dan Mandiri dalam mewujudkan Peradilan Yang Agung dambaan Rakyat Indonesia...Sat u Visi n Misi..Satu Komando...PROJU STISI, Semoga Allah SWT memberikan kekuatan Zahir n Bathin.Amin.Sal am Sukses Selalu
Reply | Reply with quote | Quote
 
 
# M Ihsan 2017-05-17 18:35
Semoga Peradilan Agama dapat memenuhi visi dan misi MA yg lebih baik,secara profesionalisme dan proporsionalism e, sebagaimana pesan YM Ketua Kamar Agama,
Reply | Reply with quote | Quote
 
 
# tamimudari PA Samari 2017-05-18 08:27
Ketika YM Ketua Kamar Agama MA RI, Dr. H. Amran Suadi,S.H.,M.Hu m.,M.M. mengingatkan hal yang sangat penting tersebut, berarti jika selama ini masih ada "oknum" yang menjadi arogan dengan jabatan dan kekuasaannya, harus sadar dan mengikuti prinsip Unity of Command yang beliau tegaskan. dan harus kita camkan Pepatah yang beliau sampaikan : "Jika pintar, jangan menggurui. Jika tajam, jangan melukai. Jika cepat, jangan mendahului,”
Reply | Reply with quote | Quote
 
 
# umi paju 2017-05-18 12:58
Terima ksh Yang Mulia untuk pencerahannya
Reply | Reply with quote | Quote
 
 
# ibrahim K 2017-05-18 13:04
YM.TUAKA Agama, Shohih wa Mumtaz Antum, (JAWA); ojo kuminter mundak kebelinger, ojo cidro mundak ciloko,(banjar) ; pinda pa i-iyanya, pida pa haharatnya (bugis) alanami misseng misenggi,(jambi /melayu): segek nyo besak, ngota nyo bae, cak iyo-iyo nian. sungguh patuah YM kita renungkan dijadikan "tongkat di jalan licin, suluh dikala gelap". Barakallahu lakum yang mulia, khafidzakumulla h.
Reply | Reply with quote | Quote
 
 
# Hamsin pa luwuk 2017-05-18 15:05
betul sekali, selama ini berarti masing-masing jalan sendiri-sendir atau kurang koordinasinya. karena itu ketua Kamar agama mempertegas lagi.
pepatahnya mantap sekali, mengingatkan kita utk tau diri dan kenal dgn org lain.
Reply | Reply with quote | Quote
 
 
# Ari 2017-05-18 16:45
Saling menghargai yang muda/Junior menghargai dan menghormati yang lebih senior tanpa terselip rasa tinggi hati karena banyaknya label pendidikan yang disandangnya dan merasa tinggi ilmunya. semoga etika ini tetap ada di peradilan Agama....Amin
Reply | Reply with quote | Quote
 
 
# #agusyunih 2017-05-18 16:59
WOW, SIAP LAKSANAKAN ym.
Reply | Reply with quote | Quote
 
 
# Muhammad Thamrin 2017-05-18 18:10
Nasehat yang sangat berarti bagi kita semua, patut untuk direnungkan dan diamalkan untuk menata masa depan yang lebih baik, agar menjadi lembaga peradilan yang agung.
Reply | Reply with quote | Quote
 
 
# Makmun PTA Bdl 2017-05-19 10:15
By unity of commond insya Allah Warga Peradilan Agama akan selalu bekerja sama dan sama-sama bekerja dengan prinsip kerja keras, kerja cerdas dan kerja ikhlas.
Reply | Reply with quote | Quote
 
 
# Muhammad Azhar-Smpng 2017-05-20 13:01
pepatah Yang Mulia tuaka agama; jika pintar jangan menggurui, jika tajam jangan melukai dan jika cepat jangan mendahului, mempunyai sarat makna dan penuh dengan nilai kearifan dalam mencapai peradilan yang berkualitas namun bersahaja, amiiiin... good luck
Reply | Reply with quote | Quote
 
 
# A. Rasidi PA Pacitan 2017-05-22 07:35
terima kasih yang mulia, petuah yang bijak untuk kita semua warga peradilan Agama semoga dapat kita jadikan sebagai prinsip dalam bekerja yang berorientasi ibadah amin ya robbal alamin
Reply | Reply with quote | Quote
 
 
# Abd.Salam PA Mataram 2017-05-22 10:29
Peradilan Agama adalah sebuah unit yang terdiri dari ribuan orang, Dalam Hadis kita bertiga saja sudah harus menunjuk satu orang sebagai komandan (Unity Of Command)
Reply | Reply with quote | Quote
 
 
# Munir-MS.Tkn 2017-05-22 12:22
Satu petuwah yang mesti dicermati dan ikuti
Reply | Reply with quote | Quote
 
 
# Aryati pa.Palu. 858 2017-05-22 15:47
Semoga warga Peradilan Agama dapat melaksanakan tugas dengan penuh tanggungjawab dalam menjalankan amanah Pimpinan dan Amanah Tuhan...sukses Peradilan Agama...
Reply | Reply with quote | Quote
 
 
# Lisman WK PA Kisaran 2017-05-23 16:37
JIKA PINTAR, JANGAN MENGAJARI DAN JANGAN NDAHULUI. JIKA TAJAM, JANGAN MELUkAI. JIKA CEPAT, JANGAN MENDAHULUI. Pepatah sarat makna, kearipan yang layak jadi tuntunan Insya Allah.
Reply | Reply with quote | Quote
 
 
# asrishi 2017-05-24 14:37
Sesuatu banget istilah dari pak tuaka agama..Jika pintar, jangan menggurui. Jika tajam, jangan melukai. Jika cepat, jangan mendahului . Moga bisa setiap individu kita bisa memaknai kata bijak tersebut dalam melaksanakan tupoksi masing..
Reply | Reply with quote | Quote
 
 
# sutikno-PA Wonogiri 2017-05-24 15:35
jadilah yang betul2 pinter....ojo keminter lan minteri.....mar i bekerja sama mewujudkan peradilan agama yg agung...
Reply | Reply with quote | Quote
 
 
# Kausar Anhar 2017-05-24 16:36
"Jika pintar, jangan menggurui. Jika tajam, jangan melukai. Jika cepat, jangan mendahului,” kata Tuaka Agama. Jujur... kita banyak melupakan pepapatah tua itu. Kini saatnya kita camkan kembali.
Reply | Reply with quote | Quote
 
 
# Abun Bunyamin 2017-05-29 08:56
Excellent, ممتاز
Reply | Reply with quote | Quote
 
 
# nazchan 2017-06-10 15:47
seayun selangkah
Reply | Reply with quote | Quote
 

Add comment

Pembaruan MA

Layanan Info

BANNER SUBDIT HAKIM

hasil-tpm

Elearning

Banner majalah

tnde01

BANER WEB