Raker Badilag juga Paperless
Bandung l Badilag.net
Sebagai ‘imam’ dalam pembudayaan teknologi informasi (TI), Ditjen Badilag tidak mau kalah dari para ‘makmum’ yang telah sukses menyelenggarakan Rapat Kerja berbasis TI. Karena itu, ketika menggelar Rapat Kerja Tahun 2012 di Bandung, Badilag juga memanfaatkan TI sebaik-baiknya.
Badilag.net, yang telah menjadi gedung maya Ditjen Badilag, menghadirkan menu baru “Liputan Khusus Rapat Kerja Badilag 2012”.

Di situ terdapat data Surat Keputusan (SK), undangan, nama peserta, agenda, makalah, berita dan foto.
Data-data elektronik itu tidak hanya dapat diunduh oleh para peserta Raker Badilag, tapi juga oleh warga peradilan agama dan masyarakat luas yang mengakses badilag.net.
Dengan cara demikian, pelbagai perkembangan dan dinamika Raker Badilag dapat terdokumentasikan sekaligus terinformasikan dengan baik.
“Raker yang kita selenggarakan merupakan tindak lanjut dari Rakernas Mahkamah Agung. Kalau Rakernas paperless, Raker kita juga paperless,” ujar Dirjen Badilag Wahyu Widiana, yang juga Ketua Panitia Pelaksana Rakernas MA Tahun 2011.
Sistem paperless office tidak akan berarti apa-apa bila para peserta Raker tidak mengakses data-data elektronik itu. Karena itu, para peserta Raker dihimbau membawa laptop dan menggunakannya pada momen yang tepat.
(hermansyah) | Tanggal | Views | Comments |
|---|
| Total | 11810 | 38 | | Kam. 17 | 1 | 0 | | Rab. 16 | 1 | 0 | | Sel. 15 | 4 | 0 | | Sen. 14 | 1 | 0 | | Ming. 13 | 3 | 0 | | Sab. 12 | 2 | 0 |
|
Comments
Semoga keberadaan Portal ini sebagai 'pedoman khusus' bagi PTA yang akan melaksanakan Rakernya sehingga sistem Paperless terus membudaya di setiap acara-acara di kalangan Badilag dari atas sampai ke Satker-Satker di daerah. Amin !
Selamat dan sukses buat Pak Dirjen, Selamat dan sukses buat Badilag,
Selamat dan sukses buat seluruh warga Badilag dan Selamat dan sukses buat MA.RI menjadi peradilan yang agung. AMin !
Ketika Ditjen Badilag mengadakan Raker, daerah juga bs dilibatkan tanpa harus hadir bersama-sama diruang raker, cukup duduk dibelakang meja kerja masing-masing daerah namun bisa aktif sebagai peserta mengikuti raker Ditjen Badilag, sebagaimana bila mereka dtg dan hadir di ruang raker tsb. Hal ini tentu akan menghemat anggaran (transportasi, akomodasi dan konsumsi peserta).
Bagaimana p. Dirjen, bisa nggak ya? Selamat dan sukses ber-RAKER DITJEN BADILAG!
Didaerah, terutama yg perkaranya banyak selalu terkendala pada tdk tercukupinya/minimnya buku2 Register yg dikirim oleh Badilag...
Solusinya, bgmn jika buku2 register itu semua dimusiumkan saja diganti dgn sistem paperless..., sdh siap tdk Dirjen Badilag...??? Ayo... wani piro...
Syukron wal'afwu.
Demikian contoh yang diperlihatkan oleh Pak dirjen Wahyu Widiyana dalam mengimplementasikan programnya selaku orang nomor di badilag terutama dibdang itnya. Untuk itu salut saya ucapkan atas kesuksesan managemnnya pak dirjen semoga dapat dicontoh oleh aparatur peradilan agama.