Kamis, 17 Mei 2012 Direktorat Jenderal Badan Peradilan Agama 



English Version | العربية
 
 
Informasi Umum
Home
Profil
Organisasi
Yurisdiksi
Hisab Rukyat
Peraturan Perundangan
Artikel
Hikmah Badilag
Dapur Redaksi
e-Dokumen
Kumpulan Video
Pustaka Badilag
Arsip Berita
Raker Badilag 2012
Transparansi Peradilan
Putusan PTA
Putusan Perkara Kasasi
Transparansi Anggaran
Statistik Perkara
Info Perkara Kasasi
Justice for All
Pengawasan
Pengumuman Lelang
Laporan Aset
Cek Akta Cerai
Daftar LHKPN
Prosedur Standar
Prosedur Berperkara
Pedoman Perilaku Hakim
Legalisasi Akta Cerai
Internal Badilag
e-Mail
Direktori Dirjen
Setditjen
Dit. Bin. Tenaga Teknis
Dit. Bin. Administrasi PA
Dit. Pratalak
Login Intranet

RSS Feeder





Login Intranet



Online Support

 
 
 
 



FOKUS BADILAG

BUKU ELEKTRONIK : Sebuah Penilaian atas Website Pengadilan tahun 2011 (e-book version) | (14/05)
PENGUMUMAN : SE Pembinaan Hisab Rukyat April 2012 | (10/5)
PENGUMUMAN : Pemanggilan Peserta Pelatihan Hukum Ekonomi Syari'ah ke Arab Saudi | (10/5)
PENGUMUMAN : Daftar 40 Nama Calon Peserta Diklat Ekosyar, Saudi Arabia, Angk. Ke-2 | (04/05)
PENGUMUMAN : Rumusan Bimtek Kompetensi Hakim PA Angkatan II dan III Tahun 2012 | (24/04)
PENGUMUMAN : Publikasi Informasi Perkara | (23/04)
PENGUMUMAN : Hasil Diskusi Forum Bahasa Arab (MLA Episode III) | (20/4)
PENGUMUMAN : Surat Pengembalian Peserta dan Rumusan Bimtek angkata I | (4/4)
PENGUMUMAN : Laporan Realisasi Anggaran DIPA 005.04 Triwulan I Tahun Anggaran 2012 | (3/4)




Wawancara Eksklusif dengan Hakim PA yang Kuliah S-2 di Melbourne University (7/2) PDF Cetak E-mail
Oleh Hermansyah   
Selasa, 07 Februari 2012 07:23

Wawancara Eksklusif dengan Hakim PA yang Kuliah S-2 di Melbourne University

Tiga tahun lalu, ia masih berkutat di pedalaman Sumatera. Siapa sangka, angin perubahan telah membawanya terbang ke Australia, kuliah di kampus nomer satu di negeri kanguru itu, sekaligus menjadi orang pertama dari lingkungan peradilan agama yang melanjutkan studi ke Australia atas beasiswa AusAID.

Namanya Achmad Cholil. Ia memulai karir hakimnya di Pengadilan Agama Maninjau, Sumatera Barat. Berkat kelebihannya di bidang bahasa Inggris, alumnnus Fakultas Syariah IAIN Syarif Hidayatullah Ciputat ini kemudian terpilih menjadi staf khusus Dirjen Badilag bidang kerjasama luar negeri. Ia pun dipindah dari PA Maninjau ke PA Pandeglang, Banten, sebelum terakhir berstatus sebagai hakim PA Bekasi, Jawa Barat, sembari mengejar titel Master of Laws (LLM) di Melbourne University.

 

Sumber foto: dokumentasi pribadi

Sejak pekan lalu, Pak Cholil pulang ke Tanah Air. Selain mengikuti English Meeting Club (EMC)—forum diskusi berbahasa Inggris yang mula-mula dirintisnya—bapak tiga anak ini juga menyempatkan diri menemui atasan dan kolega-koleganya. Tentu saja kesempatan berharga ini tidak kami sia-siakan.

Hermansyah dari badilag.net telah menodongkan sejumlah pertanyaan untuk dijawab penggemar kopi hitam ini. Dan inilah hasil wawancara selengkapnya:

Sejak kapan Pak Cholil punya keinginan belajar ke luar negeri?

Belajar ke luar negeri adalah obsesi saya sejak lama. Dulu, menjelang akhir tahun 2004, saya sempat mendapatkan beasiswa Interdisciplinary Islamic Studies (IIS) yang merupakan proyek kerjasama antara Kementerian Agama melalui UIN Jakarta dengan McGill University Canada. Beasiswa ini urung saya lanjutkan karena di tengah-tengah mengikuti program EAP (English for Academic Purposes) untuk beasiswa itu, saya diterima sebagai CPNS/Cakim pengadilan agama.

Sejak menjadi Cakim dan Hakim pun keinginan untuk belajar ke luar negeri itu tetap membara. Terlebih, setahu saya sejak 2006, MA melalu BUA selalu mengumumkan pemberian beasiswa dari pemerintah Australia melalui program ADS (Australian Development Scholarships). Saya pun rajin memantau website ADS (www.australiaawardsindo.or.id) untuk mempelajari segala hal termasuk persyaratan dan proses aplikasi beasiswa tersebut. Saya juga mendapat banyak masukan dari beberapa teman yang sudah terlebih dahulu belajar di Australia atas beasiswa ADS ini.

Bagaimana prosesnya hingga Pak Cholil bisa mendapatkan beasiswa S-2 ke Australia? Apa pula persyararatannya?

Persayaratan lengkapnya dapat dilihat di website ADS. Ada dua tahap seleksi, yaitu seleksi administrasi atau biasa disebut dengan shortlisted dan wawancara plus test IELTS. Untuk tahap awal, ada dua syarat utama yaitu nilai skor TOEFL dan izin/rekomendasi dari pimpinan bagi pelamar yang berstatus pegawai negeri.

Saya sangat bersyukur mendapat dukungan penuh dari Pak Dirjen dan pimpinan lainnya di Badilag. YM Bapak Ketua MA dan Bapak Sekretaris dan para pimpinan MA juga memberikan dukungan yang sama. Begitu juga pimpinan di PA Bekasi. CJ Diana Briant, Leisha Lister, Cate Sumner dan Terria Lamsihar (mantan pejabat IALDF) juga besar dukungannya.

Biaya apa saja yang ditanggung oleh pemerintah Australia?

Semua biaya kuliah, living allowance dan ongkos sekali pergi dan pulang ditanggung oleh pemerintah Australia. Tapi biaya keluarga, untuk istri dan anak-anak, tidak ikut ditanggung. Jadi bagi yang membawa keluarga, biayanya ditanggung sendiri.

Di Melbourne University, apa fokus studi Pak Cholil? Kira-kira berapa lama?

Saya mengambil general LLM (Master of Laws). Keuntungan mengikuti program ini, saya bisa mengambil delapan mata kuliah yang sesuai dengan minat, latar belakang dan pekerjaan saya sekarang. Program ini diselesaikan dalam satu setengah tahun. Insya Allah jika semuanya lancar, saya akan menyelesaikan program ini pada Desember 2012 nanti.

Bagaimana realita perkuliahan di sana? Apa bedanya dengan di tanah air?

Perkuliahan disana sangat tough, challenging sekaligus stressful. Terlebih ketika kita ‘berkompetisi’ dengan mayoritas mahasiswa yang mother tounge-nya memang Bahasa Inggris. Kalau ditanya apa bedanya, ya mungkin tidak jauh berbeda dengan di Indonesia. Tapi setidaknya ada lima hal yang sangat dijunjung tinggi disana: Critical thinking, Kejujuran Akademis, Reliable Methodology, Independensi, dan originalitas pemikiran.

Satu hal lagi yang menjadi momok besar, yaitu soal plagiarisme. Aturan plagiarisme ini sangat ketat sekali, tidak bisa main-main. Contohnya, mengutip pendapat seseorang tidak diperkenankan copy paste kecuali dalam hal-hal tertentu yang sangat terbatas. Meskipun kita sebutkan kredit penulis asli dalam bentuk footnote, tapi kalau kata atau kalimatnya sama, itu terhitung plagiat kecuali kutipan itu diletakkan dalam tanda kutip (quotation marks). Tapi kan tidak mungkin juga kita membuat paper yang semua alineanya berupa kutipan langsung dalam tanda kutip.

Sebagian besar atau mungkin hampir semua rujukan bisa dilacak secara online. Semua paper mahasiswa diperiksa orisinalitasnya melalui sistem yang handal, namanya Turnitin. Sekali saja kita ketahuan plagiat, kita bisa langsung di-drop out alias DO.

Apa urgensi fokus studi yang Pak Cholil pilih, dikaitkan dengan peradilan agama di Indonesia?

Saya kira urgensinya lebih terletak pada perbandingan sistem hukum, administration of justice dan manajemen peradilan. Banyak hal saya kira yang bagus untuk dikaji dan mungkin diterapkan dalam sistem peradilan kita.

Saya sangat tertarik dengan cara hakim di sana menangani perkara, menggali reasonings dalam pembuatan putusan dan manajemen peradilan.  Beberapa mata kuliah yang saya ambil seperti ‘What is it that Judges Do?’, ‘Alternative Dispute Resolution’, ‘Proof in Litigation’, ‘Current Issues in Family Law’, dan ‘Statute in 21st Century’ dapat menggambarkan hal itu.

Bisa Pak Cholil kisahkan suka-dukanya kuliah di Australia?

Sukanya sama banyak dengan dukanya. Suka karena ini salah satu impian saya, kuliah di luar negeri. Terlebih Melbourne University adalah universitas nomor satu di Australia, dan fakultas hukumnya menempati ranking sembilan di dunia. Saya bangga bisa kuliah disini. Dukanya ketika dikejar deadline menyelesaikan tugas kuliah, stress luar biasa.

Lalu, bagaimana cara mengatasi kerinduan terhadap keluarga?

Yang jauh lebih berat memang saat harus berpisah dengan keluarga, isteri dan anak-anak yang masih kecil-kecil. Karena beberapa alasan, saya tidak mengajak keluarga saya ke Melbourne. Sedih sekali sebetulnya. Tapi hidup memang pilihan dan penuh pengorbanan. Komunikasi dengan keluarga saya lakukan dengan menelpon isteri dan anak-anak setiap hari, selain kadang-kadang pakai Skype atau Yahoo Messenger. Tapi tetap saja tidak bisa mengatasi kerinduan.

Selain kuliah, apa saja aktivitas Pak Cholil di sana?

Di waktu luang saya kadang-kadang mengunjungi pengadilan-pengadilan di sana selain terkadang mengambil part time job untuk sekadar membantu untuk beli buku. Saya ikut juga perkumpulan mahasiswa Indonesia yang mengadakan pengajian di sana. Kalau liburan, ya refreshing.

Bagaimana pandangan umum warga Australia terhadap lembaga peradilan Indonesia, khususnya peradilan agama?

Ini mungkin bukan pandangan umum ya, karena saya belum pernah mengadakan survey untuk itu. Tapi setidaknya dari beberapa referensi yang saya baca dan diskusi dengan beberapa kawan-kawan di sana, pandangannya masih belum begitu positif. Hal ini bisa jadi salah satunya disebabkan masih amat minimnya publikasi dalam bahasa Inggris, dalam bentuk buku dan lain sebagainya, yang menggambarkan perkembangan terkini dunia peradilan Indonesia. Publikasi yang ada, terbit sekitar 10 tahun ke belakang.

Tapi banyak dari kawan-kawan yang saya ajak ngobrol mengaku salut dengan gebrakan Indonesia dalam memberantas korupsi dengan mendirikan KPK dan pengadilan Tipikor, di samping adanya MK.

Bagi mereka yang concern dengan dunia peradilan Indonesia, saya kira pandangan mereka tentang peradilan agama merupakan pengecualian. Sejak tahun 2000, pandangan positif para ahli terhadap peradilan agama  terus terjaga sampai sekarang. Ini bisa dilacak dari tulisan-tulisan tokoh seperti Daniel S. Lev, Mark E. Cammack, Cate Sumner, Timothy Lindsey dan Michael Feener misalnya.

Apa saja saran Pak Cholil kepada warga Peradilan Agama, khususnya para hakim, yang ingin melanjutkan studi ke luar negeri seperti Australia?

Saya pribadi sangat berharap banyak kawan-kawan yang dapat melanjutkan studi ke Australia dan negara-negara lainnya. Ini penting untuk penguatan SDM peradilan kita. Sudah banyak hakim dan pegawai peradilan kita yang merampungkan S2 dan S3 nya didalam negeri. Mereka itu kumpulan SDM yang akan menentukan masa depan peradilan. Akan sangat ideal sekali jika dikombinasikan dengan banyaknya SDM yang memiliki latar belakang pendidikan dari Timur Tengah dan negara-negara barat.

Penguasaan Bahasa Inggris mutlak jika ingin studi ke Australia. Kawan-kawan yang ingin melanjutkan studi ke sana paling tidak harus memiliki nilai TOEFL resmi 550 paling sedikit.

Mungkin ada hal lain yang ingin Pak Cholil sampaikan?

Banyak hal menarik dan penting selama studi di sana. Tapi ada satu hal yang selalu saya camkan untuk saya jadikan motivasi bagi saya pribadi. Manusia itu dikenal dengan karya dan perbuatannya. Tidak begitu penting setinggi apa pendidikan yang diraihnya, tapi yang lebih penting adalah sejauh mana kita memberikan karya nyata yang bermanfaat untuk masyarakat dan lingkungan sekitar. Bagi aparat peradilan agama tentunya sejauh mana kita mampu memberikan sumbangsih demi kemajuan peradilan agama yang kita cintai. Itu yang jauh lebih penting.

Saya sendiri belum berbuat apa-apa untuk peradilan agama. Saya iri dengan kawan-kawan yang sudah banyak berbuat demi kemajuan peradilan agama, seperti mereka yang aktif menulis artikel di media massa cetak dan elektronik dan menerbitkan bukunya, kawan-kawan yang aktif menulis artikel di badilag.net, mereka yang aktif di publikasi putusan, kawan-kawan yang tekun mengelola IT (website  & Siadpa), kawan-kawan yang berkutat di pelayanan publik dan mereka yang setiap hari berusaha melayani justice seekers.

Saya mohon doa dari semuanya agar apa yang saya dapatkan bisa bermanfaat untuk kemajuan peradilan agama yang kita cintai dan banggakan.

(hermansyah)

TanggalViewsComments
Total3403966
Kam. 1710
Rab. 1650
Sel. 1540
Sen. 1440
Ming. 1320
Sab. 1260
LAST_UPDATED2
 

Comments 

 
# M Natsir, PA Jogja 2012-02-07 07:44
With fully respect...i really appreciate that, it's so encouraging me...
Reply
 
 
# Faizal Kamil.KPA.Bengkalis 2012-02-07 07:45
Selamat bagi pak Cholil, pengalamannya semakin lengkap dengan menyelesaikan program S-2 di Melbourne, semoga bermanfaat bagi lembaga Peradilan Agama, karena ketika kita sama2 berjuang di PA.Jakarta Timur, memamg pak Cholkil telah menunjukkan talentanya untuk memiliki paradigma yang visioner...Amiin !
Reply
 
 
# Suhadak PA Mataram 2012-02-07 07:49
Calon pemimpin masa depan untuk PA, itulah sosok pak kholil yg luar biasa. saran yang bagus untuk diri saya yang masih jauh dalam penguasaan bahasa. semoga ilmu yg didapat bermanfaat untuk perjuangan PA amin.
Reply
 
 
# sahbudin kesi pa.soe 2012-02-07 07:50
kami sangat bangga dengan pak cholil atas usaha dan prestasi yang sedang dijalaninya, kami turut berbahagia dan berdoa semoga pak cholil sukses meraih gelar Master of Law di Melbourne University dan dapat memajukan peradilan agama yang kita cintai dan kita banggakan ini....hidup peradilan agama...!!!! kami akan menjaga nama baik dan integritasmu hingga kami menutup mata.......amin........
Reply
 
 
# Nursal-PA Muara Bungo 2012-02-07 08:00
selamat buat pak Achmad cholil, melanjutkan study di negeri Kanguru tsb, sekembalinya nantinya dapat berbagi ilmu bagi kami didaerah, doakan kami bisa seperti Bpk juga.. amn
Reply
 
 
# Alimuddin M.Mataram 2012-02-07 08:02
'Tidak begitu penting setinggi apa pendidikan yang diraihnya, tapi yang terpenting adalah sejauh mana kita bisa memberi manfaat... ' itulah poin penting yang saya petik dari hasil wawancara Pak Cholil. titel kesarjanaan penting, tapi yang terpenting lagi adalah manfaat dan karya nyatanya buat masyarakat, bukan panjangnya. saya berdoa, semoga Pak Cholil sekembali ke tanah air bisa berbuat banyak untuk kemajuan PA khususnya dan peradilan Indonesia pada umumnya. amin!
Reply
 
 
# akira PTA Bengkulu 2012-02-07 08:08
selamat untuk pak cholil, smoga ilmu tersebut dapat diterapkan di dunia peradilan dan bermanfaat bagi kemajuan Peradilan Agama, amin
Reply
 
 
# Haeruddin PA. Tahuna 2012-02-07 08:10
Sukses Pak Hcilil semoga ilmu yg didapatkan dapat di bagi-bagi kepada kita semua sekaligus dapat menjadi cambuk bagi warga PA untuk melanjutkan S2 di luar negeri ...
Reply
 
 
# M.Yusuf Waka PA Kendari 2012-02-07 08:15
Setuju dengan pak Cholil bahwa manusia itu dikenal melalui karya dan perbuatannya.Baginda Rasulullah Saw. menegaskan bahwa orang yang paling baik adalah orang yang banyak memberi manfaat kepada orang lain,artinya banyak karya dan perbuatan.Karenanya,disiplin ilmu apapun yang kita miliki dengan segala prestasi akademiknya diupayakan semaksimal mungkin untuk meberi kontribus yang sebesar-besarnya kepada institusi yang kita banggakan yaitu Peradilan Agama.Semoga apa yang dilakukan pak Cholil bisa kami ikuti.
Reply
 
 
# M. Muzhaffar, PTA Jakarta 2012-02-07 08:15
Semoga tulisan di atas dapat memacu minat kawan-kawan untuk mengikuti langkahnya. Insya Allah PA akan semakin mantap sebab tanpa didukung oleh SDM yang handal pasti PA akan tenggelam.
Sebaiknya mas Kholil secara rutin menceritakan tentang model pengadilan di sana begitu pula sistem hukumnya. Semoga bermamfaat.
Reply
 
 
# Masrinedi-PA Painan 2012-02-07 08:19
Pak Cholil Calon pemimpin masa depan untuk peradilan Indonesia. Saran dan motivasi yang bagus untuk diri saya yang masih jauh dalam penguasaan bahasa. Terima kasih atas info yang telah bapak sampaikan. Semoga ilmu yg Bapak Cholil tuntut bermanfaat untuk kemajuan PA dan masyarakat. Amin.
Reply
 
 
# Mulyadi Pamili, Gorontalo 2012-02-07 08:25
Sukses buat pak Cholil, nasib baik mengantarmu meraih apa yang menjadi keinginan dan cita-citamu yang selama ini terpendam membara di dalam jiwa. Selamat belajar pak....
Reply
 
 
# Muhdi Kholil Waka PA Kangean 2012-02-07 08:27
Selamat & Sukses untuk Pak Cholil, semoga langkahnya kuliah di Negeri orang dapat menginspirasi kawan kawan Hakim dan Pegawai di Lingkungan Peradilan Agama yang lain untuk meningkatkan kompetensi dan bobot kualitas keilmuannya setingi-tinggina, meskipun harus ke negeri orang lain dan mampu menjadi motivator dalam pembaharuan dan modernisasi peradilan Agama yang kita cintai, selamat semoga sukses selalu Amin.
Reply
 
 
# Guess who?! 2012-02-07 08:33
Wah...ada juga akhirnya exclusive interview with Mr.Choliluna! :D
Thanks sharing pengalamannya pak, menarik sekali...saya juga msh ingat bagaimana pak cholil waktu masih d PA.Min (PA.Maninjau) dulu, menyiapkan berkas2 utk scholarship ini, ternyata mmg impian dari dulu yg sempat tertunda ya...

Ngomong2 part time job nya disana ngapain tuh pak...?! ;-)
Reply
 
 
# maharnis PTA Jayapura 2012-02-07 08:59
dari timur indonesia kami warga pengidilan tinggi agama jayapura mendoakan pak cholil sehat selalu dan dapat mengikuti perkulliyahan serta menyelesaikan dengan baik tepat waktu serta dapat diaflikasikan dan memberi kontribusi bagi kemajuan peradilan agama khususnya dan semua peradilan pada umumnya amin
Reply
 
 
# Rusdi 2012-02-07 09:11
Selamat buat Pak Cholil yang sedang memperdalam Ilmu di Australia, semoga cepat selesai dan kembali ke Indonesia, cepat mengabdi di Pengadilan Agama, dari Kalimantan Timur kami doakan semoga sukses selalu. amiiin.
Reply
 
 
# Hardinal PTA Jypura 2012-02-07 09:19
Catatan penting bagi rekan-rekan di Peradilan Agama yang masih berusia di bawah 40 tahun untuk memacu diri mendapatkan TOEFL resmi minimal 550 sebagai kunci utama untuk bisa mengikuti jejaknya Pak Cholil. "It 's the best chance for you". Trmks.
Reply
 
 
# Mawardi@pa.bawean 2012-02-07 09:39
bangga punya kader sperti pak Cholil ini.... patut d contoh n bisa jd motifator bagi kawan2 hakim yg punya cita2 mulia spt ini....
Reply
 
 
# irman 2012-02-07 10:04
Inspiring interview! Moga cepat menggondol LLM dengan predikat cumlaude. Keep share ur moment with us.
Reply
 
 
# DH PTA Banten 2012-02-07 10:48
Selamat pak Cholil...perjuangan dan pengorbanan yang berat akan memetik buah yang manis akhirnya...semoga menginspirasi warga PA lainnya agar selalu semangat untuk belajar, belajar, dan belajar...kesempatan langka itu belum tentu didapat semua orang...anda pasti BISA !!!!!...
Reply
 
 
# URAY GAPIMA APRIANTO, M.H. PA. SANGGAU 2012-02-07 10:56
Kematangan intelektual dan emosional harus dimiliki oleh kader pembaharu di lingkungan peradilan agama, insya Allah.... anda salah satunya, semoga istiqomah dan terus maju, sehingga baldilag semakin jaya dimasa mendatang, amin....
Reply
 
 
# Soleh-PA Manna 2012-02-07 10:58
sangat inspiratif... كل ميسر لما خلق له
sukses selalu akhi, may ALLah SWT bless you and makes everything easy for u
Reply
 
 
# Mukti Ali - PA BKS 2012-02-07 11:11
sebuah hasil wawancara yang banyak mengandung inspirasi dan motivasi bagi kami warga peradilan agama dalam meningkatkan SDM, dan selalu beruat yang terbaik buat kemajuan peradilan agama kedepannya..Semoga kesuksesan dan kemudan selalu menyertai pak cholil dalam S 2 nya, sepat selesai, cepat kembali, dan cepat pula menularkan ilmunya untuk kemajuan peradilan agama..
Reply
 
 
# FARHAN, PA Salatiga 2012-02-07 11:15
Subhanalloh...salut buat mas cholil...selamat berjuang semoga Allah SWT selalu memberi kekuatan dan hidayah amiin..
Reply
 
 
# Ade Firman Fathony 2012-02-07 11:21
Mr. Cholil, 2 thumbup for you mister... ^_^
Reply
 
 
# m.Tobri-PA Kuningan 2012-02-07 12:02
selsmat buat Achmad Cholil, semoga ilmu yang didapatkan bisa dimanfaatkan untuk kemjauan dan mencapai agungnya Badan Peradilan Agam. sukses selalu.
Reply
 
 
# Aday PA-JT 2012-02-07 13:15
Selamat untuk Pak Cho-begitu saya selalu meanggilnya- atas berhasilnya kuliah di luar negeri. Sangat inspiratif dan menggugah semangat. Saya mengenal pak cho memang punya kapasitas terutama bahasa inggris nya baik tulisan maupun percakapan. Saya sendiri ketika sama-sama di PAJT atau saat ini selalu mendapat ilmu bahasa inggrisnya atau sekedar mengoreksi tulisan yang salah dalam bahasa inggris.. Semangat pak ..semoga yang lain bisa mengikutimu..Amiin
Reply
 
 
# rohimah pagrt 2012-02-07 13:21
alhamdulillah kt warga PA ikut bangga selamat buat pk cholil semoga lancar sglnya bisa bermanpaat untuk peradilan agama hususnya.
Reply
 
 
# Faizal Kamil.KPA.Bengkalis 2012-02-07 13:22
Saya salut dengan pak Cholil, ketika masih sama-sama di PA.Jakarta Timur memang sudah terlihat talentanya, memiliki paradigma yang visioner, semoga bermanfaat dan semakin mengharumkan Lembaga Peradilan Agama dari aspek SDM (human resources)...Amin !
Reply
 
 
# Asni Falah PTA BDL 2012-02-07 13:24
kita seyogyanya mendoakan agar saudara dan adik kita ini dapat menyelesaikan studinya dengan cepat dan mendapatkan nilai yang terbaik, Insya Allah segala kemudahan akan didapatnya untuk bisa diabdikan di peradilan agama. Selamat ya dik Kholil, begitu juga buat dik hermansyah segera mendapatkan giliran melanjutkan studi yang lebih tinggi ya.
Reply
 
 
# ahid Lampung 2012-02-07 14:16
Suguhan informasi yang menggugah semangat untuk bisa mengikuti pak cholil, sukses selalu semoga lancar dalam melaksanakan studinya, amiin.
Reply
 
 
# Nahdiya, PA Tbnn. 2012-02-07 14:24
:-) Selamat dan Sukses buat pak Kholil,,, lanjutkan ke jenjang yg lebih tinggi ya..
Reply
 
 
# Rafiuddin Badilag 2012-02-07 14:36
Congratulation for Cholil My Friend and Ican speak with you happyday... Semoga pengalaman anda dapat menjadi motivasi bagi teman2 yang lainnya
Reply
 
 
# syafruddin,,PA. P. Kerinci 2012-02-07 14:40
Selamat buat pak Ahmad kholil. semoga langkah dan prestasi cemerlang yang saudara ukir menjadi inspirasi dan stimulan bagi semua stakeholder Mahkamah agung dalam rangka melahirkan SDM yang smart, credible dan berkualitas.
Reply
 
 
# Adil 2012-02-07 15:01
Amiin... saya menilai kutipan wawancara ini adalah doa-doa yang disampaikan pak achmad cholil untuk seluruh aparat peradilan agama, doa agar menjadi lebih baik dari yang telah ada, doa agar cita-citanya dan cita-cita peradilan agama menempati titik terbaik suatu saat. semoga jihad beliau di negeri kanguru bernilai ibadah. semoga kita semua dapat terinspirasi dari perjalanan karirnya. Amin
Reply
 
 
# David_ PA.Lubuk Basung 2012-02-07 15:24
Selamat dan Salut kami ucapkan untuk pak Cholil, Semoga sukses dan lancar....
Reply
 
 
# Hamzah PA Kalianda 2012-02-07 15:42
wawancara yg super eklusif, substansinya menembus relung kalbu, mampu menggugah semangat bagi yg tertidur lelap, semoga pak Kholil menjadi "Duta" dan "Insvirator" bagi dunia Peradilan Agama yg mampu memboyong ilmu dari sana untuk kemajuan Peradilan Agama di masa mendatang. selamat dan sukese serta do'a kami senantiasa menyertaimu, kita yakin sampai pada tujuan. amiiin.
Reply
 
 
# Imas-Pandeglang 2012-02-07 16:07
Selamat pak Cholil, hidup adalah pilihan tapi pilihan itu harus yang terbaik demi masa depan pribadi, institusi dan masa depan kita bersama, yang lebih penting pernyataan pak cholil yang ini "Banyak hal menarik dan penting selama studi di sana. Tapi ada satu hal yang selalu saya camkan untuk saya jadikan motivasi bagi saya pribadi. Manusia itu dikenal dengan karya dan perbuatannya. Tidak begitu penting setinggi apa pendidikan yang diraihnya, tapi yang lebih penting adalah sejauh mana kita memberikan karya nyata yang bermanfaat untuk masyarakat dan lingkungan sekitar. Bagi aparat peradilan agama tentunya sejauh mana kita mampu memberikan sumbangsih demi kemajuan peradilan agama yang kita cintai. Itu yang jauh lebih penting.

Saya sendiri belum berbuat apa-apa untuk peradilan agama. Saya iri dengan kawan-kawan yang sudah banyak berbuat demi kemajuan peradilan agama, seperti mereka yang aktif menulis artikel di media massa cetak dan elektronik dan menerbitkan bukunya, kawan-kawan yang aktif menulis artikel di badilag.net, mereka yang aktif di publikasi putusan, kawan-kawan yang tekun mengelola IT (website & Siadpa), kawan-kawan yang berkutat di pelayanan publik dan mereka yang setiap hari berusaha melayani justice seekers". MANTAP BANGET
Reply
 
 
# Ratu Ayu 2012-02-07 16:34
Proud of you ...
Good luck !!!!
Reply
 
 
# Muh. Irfan Husaeni/PA Painan 2012-02-07 17:14
Pak Cholil salam kenal, aya termasuk salah satu pengagum Bapak, walaupun belum pernah ketemu saya telah mengenal Bapak melalui Badilag.net, Pak M.Nur (PA Painan) dan Pak Kholil (PA Tanggamus).
Saya berdoa semoga Allah senantiasa memberikan kekuatan lahir batin sehingga Bapak cepat selesai study sesuai rencana, amin.
Reply
 
 
# Mohammad Noor, PA. Painan 2012-02-07 17:19
Alhamdulillah.... Dengan atensi yang cukup besar dari aparatur Peradilan Agama, mudah-mudahan memudahkan langkah Mr. Cho menuntaskan studi hingga selesai. Yakin usaha sampai, Bro..... Thanks for ur gift from Melbourne....
Reply
 
 
# Bahrul Maji- PA.MERAUKE 2012-02-08 06:19
slmt dan skss kawan smg cpt selesai sesuai wkt yg ditentukan, kesempatan yg baik harus digunakan sebaik- baiknya., entar kl pulang jng lupa oleh2 buat kita2 angkatan I ya....?
Reply
 
 
# endang m, pta mataram 2012-02-08 07:39
Alhamdu lillah, dari lingkungan peradilan agama ada yg sedang menimba ilmu di negeri kanguru, selamat dan sukses, semoga selesai sesuai target. Insya Allah kelak beliau akan menjadi pemimpin di masa depan, ayo siapa menyusul untuk menemani dan kerjasama, yg bakal sama2 menjadi aset peradilan agama di bidang SDM di masa depan....
Reply
 
 
# enturmastur pta kdi 2012-02-08 08:06
Selamat buat Pak Cholil semoga Alloh SWT membe rikan hidayah dan taufiqNya kpd Bpk dan Klrg, dpt menyelesaikan tepat waktu, dan dapat dirasa kan manfaatnya bg dunia peradilan pd umumnya khususnya bg PA Bekasi kedepan.Amin
Reply
 
 
# Widodo PTA Smg 2012-02-08 08:13
Selamat buat PAk Cholil, semoga studynya lancar dan dpt membawa perubahan n kemajuan saat kembali ke tanah air. Sy doakan juga semoga makin byk rekan2 dari peradilan agama yg mengikuti jejak Pak Cholil...
Reply
 
 
# Harmen-PA. Kab.LK di Tanjung Pati. 2012-02-08 09:26
Sebagai warga Peradilan Agama kita bangga dengan pak Akhmad Cholil yang beruntung dapat kuliah dengan beasiswa Aus Said di Australis, mari kita doakan cepat menyelesaikan perkuliahan, lulus terbaik, sehingga nanti dapat membawa perubahan yang signipikan terhadap Peradilan Agama.
Reply
 
 
# fathul bdlg 2012-02-08 10:13
salut untuk pak kholil sukses selalu :-)
Reply
 
 
# dini_PA.Gunung Sugih 2012-02-08 10:50
Saluut ....semoga ilmunya nanti bermanfaat.
Reply
 
 
# thompul BADILAG 2012-02-08 11:31
hayoooooooooooooooooo siapa lagi yang mau menyusul pak kholil............? silahkan silahkan..... :lol:
Reply
 
 
# Razali Yusuf.Badilag 2012-02-08 11:52
Salut dan bangga buat temanku Pak Cholil smg harapan dan cita-citanya membawa berkah bagi dunia peradilan di Indonesia khususnya berjuang Pengadilan Agama,selamat berjuang ,harapan buat teman-teman di lingkungan Mahkamah Syari'ah Aceh sering membaca info dari Badilag Net.dan mohon komentar yang positif.
Reply
 
 
# Asti PTA Jakarta 2012-02-08 12:11
Salam kenal buat Pak Cholil. Saya banyak dapat cerita tentang bapak dari rekan kerja saya. Great for you, congratulation....
Reply
 
 
# Renni Badilag 2012-02-08 13:28
Pak Cholil
b(^_^)d

:-)
Reply
 
 
# JAMALUDIN M.SHi 2012-02-08 15:14
as. pak kholil jangan teman-teman angkatan I yang kini berada di daerah perbatan negara timor leste, mudahan ke depan kita hakim angkatan I mampu melakukan perubahan sesuai dengan program yang telah dicanang oleh lembaga kita :-)
Reply
 
 
# Andi Nany Hasyim 2012-02-08 16:39
Sukses pak kholil
Reply
 
 
# chazimmaksalina@rocketmail.com 2012-02-09 09:12
kesempatan yang sangat sdikit yang dialami sedikit orang, selamat mas Ahmad Cholil... pegang teguh originalitas...
Reply
 
 
# Mangudin PA Krui 2012-02-09 16:26
Smg sukses buat pak Cholil
Reply
 
 
# mashudi-sarolangun 2012-02-10 03:31
slmt kawan..! jejakmu bagi kmi adlh sbuah inspirasi brharga ntuk trus blajr dn mengembangkn dri disetiap saat dn dmanapun tmpat..
Reply
 
 
# Abd Halim Borne 2012-02-10 05:18
sekarang wawancara esklusif di badilag, besok di kompas, besok2 lagi mungkin di majalah time...siapa tahu??
mudahan seribu kader lagi yang bisa meniru jejak langkah om cholil, tetap semangat menghinspirasi...best ragard, your brother
Reply
 
 
# iing sihabudin 2012-02-10 07:17
pemimpin hari ini ditentukan oleh masa lalu. pemimpin masa depan ditentukan oleh masa kini... selamat buat mas Cholil. semoga selalu sukses, sukses karier dan sukses keluarga, amien.
Reply
 
 
# M. Azhar - PA. Bandung 2012-02-10 14:01
Trims, buat pak Cholil yang telah membagi pengalamannya. Memberikan stimulus kpd calon hakim/hakim muda utk lebih giat belajar lagi khususnya ke luar negeri. Semoga SDM Peradilan Agama semakin baik utk masa yang akan datang
Reply
 
 
# Siti Maimunah-PA Bekasi 2012-02-10 14:45
Semoga ilmunya bermanfaat ya pak.. Jangan lupa bagi-bagi ilmu juga buat pegawai PA Bekasi ya.. :)
Reply
 
 
# H.M.Azhari PA Tenggarong 2012-02-13 13:46
Selamat buat pak Khalil maju terus, semoga ilmunya mendapat berkah dari Allah SWT.Amin
Reply
 
 
# Achmad Cholil 2012-02-13 22:23
Saya ucapkan terima kasih yang sedalam-dalamnya atas doa, komentar dan harapan Bapak-bapak, Ibu-ibu dan kawan-kawan semua. Semoga harapan dan doa yang baik-baik tersebut diijabah oleh Allah SWT, amiin. Saya juga berdoa untuk kesuksesan dan keberkahan Bapak/Ibu semua, amiiin. Semoga peradilan agama pd khususnya dan MA pd umumnya semakin maju dan kita dpt memberikan yg terbaik untuk institusi yang sama2 kita cintai dan banggakan. sekali lagi terima kasih, jazakumullah...
Reply
 
 
# Achmad Cholil 2012-02-13 22:26
Awalnya saya sungkan interview ini dipublikasikan karena sesungguhnya belajar keluar negeri adalah hal yg sangat biasa sekali. tetapi Bismillah dengan niat tahadduts binni'mah dan motivasi utk kita semua demi peradilan agama dan MA yg kita cintai, sy tidak keberatan berbagi. semoga bermanfaat utk saya pribadi dan seluruh warga peradilan agama khususnya dan MA umumnya. terima kasih atas semua komentar Bapak/Ibu dan kawan-kawan semua.
Reply
 
 
# MARWAN BIMA pa barru 2012-02-14 15:01
Congratulations and GOD blessing you.
Reply
 
 
# Pahruddin Ritonga, SHI - PA-Gunugsitoli-Pulau Nias 2012-02-15 09:49
is the best
Reply
 

Add comment

Security code
Refresh


 
 
 















Pembaruan MA















Pencarian
Polling
Setujukah apabila setiap putusan pengadilan ditampilkan di website
 
Jumlah Pengunjung Sejak 13-Okt-11

Lihat Statistik Pengunjung
Seputar Peradilan Agama

Lihat Index Berita
----------------------------->

 

  • Berita Keluarga
  • Berita Keluarga
  • Berita Keluarga
Term & Condition Peta Situs | Kontak
Copyright © 2006 Ditjen Badilag MA-RI all right reserved.
e-mail : dirjen[at]badilag[dot]net
Website ini terlihat lebih sempurna pada resolusi 1024x768 pixel
dengan memakai Mozilla Firefox browser dan Linux OS